Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI antihuru-hara Belanda terlibat bentrokan dengan pendukung Maroko di tiga kota saat para pendukung itu merayakan kemenangan 2-0 timnas pujaan mereka atas Belgia di laga Piala Dunia 2022, Minggu (27/11).
Polisi mengambil tindakan di Rotterdam, tempat sekitar 500 orang berkumpul di pusat kota, begitu juga di Den Haag, Amsterdam, dan Utrecht.
"Para pendukung melemparkan kembang api dan gelas ke arah polisi yang kemudian membubarkan mereka," ujar kepolisian Rotterdam.
Baca juga: Belgia Kalah dari Maroko, Pendukung Mengamuk di Brussels
Sebuah video memperlihatkan polisi bersenjatakan tongkat dan tameng menyisir pusat kota.
Polisi antihuru-hara juga diterjunkan di Amsterdam dan Den Haag.
Komunitas Maroko di Belanda berpesta dengan menyalakan kembang api dan petasan serta berkeliling kota, membunyikan klakson, dan mengibarkan bendera Maroko seusai laga Piala Dunia melawan Belgia. (AFP/OL-1)
Kapten Romain Saiss mencetak gol di babak pertama dan, setelah pemain Tanzania Novatus Miroshi diusir wasit, Azzedine Ounahi dan Youssef El-Nesyri menambah keunggulan Singa Atlas.
Arab Saudi, yang sempat mengalahkan Argentina di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022, kembali ke Qatar sebagai salah satu unggulan juara di Piala Asia.
"Penjualan enam jersey ini merupakan sebuah peristiwa monumental dalam sejarah lelang, yang menawarkan kepada para penggemar dan kolektor sebuah kaitan dengan pencapaian puncak Messi."
Kapten timnas Argentina itu mengatakan, saat ini, fokusnya adalah tampil di Copa America, yang akan digelar di AS pada Juni 2024 mendatang.
Perjanjian ini akan mencakup serangkaian turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia 2026, Piala Dunia Putri 2027, dan Piala Dunia 2030, serta semua turnamen kelompok umur putra dan putri.
Keempat pemain timnas Maroko itu adalah kiper Yassine Bounou, bek Achraf Hakimi, gelandang Sofyan Amrabat, dan penyerang Youssef En-Nesyri.
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Kekecewaan mendalam menyelimuti pendukung Maroko usai tim nasional mereka gagal meraih gelar Piala Afrika. Dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu.
CAF menyebut Samuel Eto’o telah melanggar prinsip-prinsip sportivitas dalam laga perempat final Piala Afrika 2026 antara Kamerun dan Maroko.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved