Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
CELEBST FC berhasil mengalahkan lawannya Persipar Parigi dengan skor telak 5-0 pada laga Liga 3 Rayon Sulawesi Tengah di Grup B yang berlangsung di Stadion GOR Kilongan Luwuk, Banggai, Minggu (2/10).
Laga yang dimulai pukul 13.30 WITA itu, awalnya berjalan lamban. Baik Celebest FC maupun Persipar Parigi memulai laga dengan tempo lambat karena panasnya cuaca.
Gol Celebest FC baru tercipta di pertengahan babak pertama lewat kaki Arman Pratama setelah menerima umpan dari Bagas yang terpantul mengenai kaki lawan.
Tidak berlangsung lama, gol kedua Tanduk Anoa (julukan Celebest FC) tercipta dari kaki Heriyansyah Yan dimenit ke 35.
Skor 2-0 bertahan hingga turun minum babak pertama.
Di babak kedua, anak asuh Coach Budiarjo Thalib tidak menurunkan tensi serangan. Meski beberapa kali pemain depan Persipar Parigi mencoba menerobos barisan belakang Hikam cs.
Baca juga : Liga 1 Harus Dihentikan Hingga Kasus Kanjuruhan Selesai
Namun kuatnya pertahanan Fathur Yan, Wadil dan Emerson, membuat gawang yang dijaga Riski Apriadi susah ditembus. Bahkan, satu gol berhasil diciptakan Arman Pratama setelah mengecoh barisan belakang Persipar Parigi.
Pelatih Celebest FC Budiarjo lalu mengganti dua pemain depan yakni Bagas digantikan Delvin Taplo serta memasukkan Gunawan dan mengganti Wadil. Hasilnya, Delvin Taplo berhasil menambah pundi-pundi gol menjadi 4-0 setelah mengecoh dua bek Persipar Parigi.
Diujung babak kedua, Arman Pratama membuat hattrick dan menambah skor menjadi 5-0. Skor tidak berubah hingga peluit wasit dibunyikan.
Budiarjo Thalib mengatakan, atas kemenangan di laga perdana tersebut tidak harus dirayakan dengan berlebihan.Menurutnya, masih panjang pertanding kedepan yang harus dilalui dan dipersiapkan oleh tim.
“Tentu kami bersyukur bisa menang besar kali ini. Setelah ini kami bersiap pulihkan kembali stamina tim agar bisa meraih hasil maksimal lagi di pertalndingan selanjutnya,” tandas Budiarjo. (OL-7)
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Gubernur menargetkan Desa Nupabomba sebagai pilot project.
Pada pelaksanaannya, program ini menetapkan tujuh daerah sebagai prioritas pembangunan.
Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial
Operasi timpora juga digelar di Kecamatan Kulawi, Sigi, untuk mengantisipasi aktivitas pembangunan PLTA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved