Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIS Semarang ditahan imbang Dewa United FC dengan skor 2-2 dalam pertandingan pramusim Grup A Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/6)
Pada laga yang cukup ketat sejak babak pertama ini, PSIS Semarang yang banyak mengalami perubahan pemain dibandingkan musim lalu langsung menekan. Namun tim pendatang baru, Dewa United tidak tinggal diam.
Bahkan, Dewa United mampu unggul terlebih dahulu lewat Rangga Muslim Perkasa pada menit kedua. Gol tersebut tercipta berawal umpan terukur dari Rishadi Fauzi dan mampu diteruskan dengan baik Rangga setelah mengecoh kiper PSIS, Fajar Setya Jaya.
Tertinggal satu gol, PSIS Semarang langsung mengambil inisiatif serangan untuk menyamakan kedudukan. Tekanan-demi tekanan dilakukan Hari Nur dan kawan-kawan ke gawang Dewa. Akhirnya Eka Febri Yogi Setyawan mampu menyamakan kedudukan pada menit sembilan.
Kedudukan sama kuat membuat pertandingan bertambah ketat. Kedua tim silih berganti melakukan tekanan ke arah gawang. Namun, kedudukan sama kuat 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, laga yang disaksikan sekitar 2000 penonton ini kembali menampilkan aksi menarik meski diguyur hujan. PSIS yang memasukkan pemain asing, Carlos Manuel Dos Santos membuat serangan semakin ketat.
Hanya saja, upaya PSIS unggul kembali keduluan Dewa United setelah Karim Rossi mampu mencetak gol pada menit 86. Beruntung menjelang laga usai Wahyu Prasetyo mampu menyamakan kedudukan. Hasil 2-2 bertahan hingga pertandingan usai.
Pelatih PSIS Semarang Sergio Aparecido Alexandre usai pertandingan mengatakan kedua tim, bermain bagus, karena hujan pemain kedua kesebelasan bermain berat sehingga tidak bisa mengembangkan permainan.
"Kami sengaja menurunkan Carlos Manuel Dos Santos, pada babak kedua karena strategi tim bukan karena dia cedera," kata Santos.
Sementara itu, Pelatih Dewa United FC Nil Maizar mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dan terima kasih bagi pemainnya yang telah berjuang luar biasa dengan situasi dan kondisi yang terjadi.
"Saya bersyukur bisa main imbang dan pemain tetap rendah hati masih ada tiga pertandingan lagi, mudah-mudahan bisa menampilkan yang kebih baik lagi," kata Nil. (OL-8)
PSIS Semarang di bawah kepemimpinan pelatih baru Jafri Sastra mendatangkan dua pemain berpengalaman, Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio.
PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) menggandeng investor baru, Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang yang merupakan istri bos Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal.
PSIS Semarang mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Malut United sukses menghancurkan PSIS pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat (16/5) malam.
PSIS dipastikan terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 32 pertandingan yang sudah dilalui.
PSIS Semarang dipastikan turun kasta ke Liga 2 Indonesia di musim depan, setelah Persebaya Surabaya vs Semen Padang bermain imbang 1-1 pada Minggu (11/5) malam.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Persijap sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Namun, skuat Banten Warrior justru tampil lebih efektif.
Bhayangkara FC sukses tekuk Dewa United 1-0 lewat gol tunggal Fareed Sadat. Diwarnai hujan kartu merah, The Guardians kini tembus posisi 9 klasemen Liga 1.
Dewa United menggencarkan serangan baik melalui umpan-umpan lambung yang menusuk jantung pertahanan Bhayangkara maupun melalui umpan satu dua
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Dewa United memperpanjang rekor buruk Persis Solo dengan kemenangan telak 5-1.
Pada pertandingan ini Persib Bandung membungkus kemenangan lewat gol tunggal berkat gol tendangan penalti Andrew Jung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved