Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LA Liga melaporkan kerugian sebesar 892 juta euro untuk musim 2020-21, yang dihantam pandemi covid-19, dengan Barcelona mengantongi separuh dari kerugian itu. Hal itu terungkap dalam data yang dirilis La Liga, Selasa (10/5).
Barcelona bertanggung jawab atas 56% dari kerugian net sebelum pajak La Liga pada musim ini saat klub-klub Spanyol menderita konsekuensi finansial dari laga yang digelar tanpa penonton.
Minimnya aktivitas transfer, jadwal televisi yang padat, dan menurunnya pemasukan iklan juga berperan dalam kerugian yang dialami La Liga.
Baca juga: Penalti Carasco Pastikan Atletico Menang di Derbi Madrid
Klub La Liga membukukan pemasukan total sebesar 3,818 miliar euro untuk musim 2020/21, yang mewakili 24,1% penurunan dari musim 2019/20, yang juga terhantam pandemi covid-19 namun hanya selama beberapa bulan.
Pemasukan di hari pertandingan dan penjualan pemain menurun 53% dan 52% pada musim 2020/21.
Ini merupakan kali pertama La Liga mengalami kerugian sejak musim 2012. Meski begitu La Liga optimistis akang bangkit dalam dua musim ke depan.
Kerugian La Liga diperparah oleh kondisi keuangan buruk Barcelona, yang berujung pada mundurnya Presiden Josep Maria Bartomeu pada Oktober 2019 dan hengkangnya Lionel Messi secara bebas tranfer pada Agustus tahun lalu.
Pengganti Bartomeu, Joan Laporta, September lalu, mengungkapkan Barcelona memiliki utang sebesar 1,35 miliar euro dan gaji mencakup 103% dari total pengeluaran klub.
Barcelona, sejauh ini, menolak menandatangani kontrak yang telah disepakati La Liga dengan perusahaan dana ekuaitas CVC, yang akan menginvestasikan sebesar hampir 2 miliar euro ke sepak bola Spanyol dan klub, dengan imbalan 8,2% saham di perusahaan yang akan mengelola hak siar La Liga selama 50 tahun ke depan.
Lima klub telah menolak kesepakatan itu, termasuk Barcelona dan Real Madrid. (AFP/OL-1)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kinerja gemilang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Bank Jakarta berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif hingga triwulan III tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved