Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI perlindungan hak konsumen Italia (Codacons), mengklaim Juventus bisa didegradasi ke Serie B dan kehilangan gelar Serie A terakhirnya jika dinyatakan bersalah dalam kasus pemalsuan laporan keuangan dan manipulasi pertukaran pemain.
Hal itu diungkaokan Presiden Codacons Marco Donzelli terkait soal investigasi terhadap Juventus. Juventus dituduh melakukan pemalsuan laporan keuangan dan Donzelli membeberkan bahwa mereka bisa menerima sanksi berat.
"Tuduhan ini sangat serius dan menyoroti bobroknya liga Italia yang terakhir. Juga karena dominasi Juventus amat kental beberapa tahun terakhir ini, yang akhirnya terhenti tahun lalu," ujar Donzelli, dikutip dari Tuttomercatoweb
"Jika Juventus didakwa mendapatkan keuntungan atas klub-klub rivalnya secara ilegal dengan operasi seperti ini, maka keabsahan gelar Serie A terakhir mereka hangus. Sebagai konsekuensinya, pihak federasi dan otoritas kompetisi pasar harus mengintervensi dan menjatuhkan sanksi kepada mereka yang bersalah," imbuhnya.
Pihak berwenang di Italia saat melakukan penyelidikan terhadap Si Nyonya Tua. Selain pemalsuan laporan keuangan, Juventus juga diperiksa atas dugaan manipulasi pertukaran pemain.
Manipulasi yang dimaksud melibatkan pertukaran antara Miralem Pjanic dengan Arthur Melo dari Barcelona dengan keuntungan modal (capital gain) yang dikabarkan bernilai fantastis pada 2020. Pertukaran Pjanic-Arthuer ini memiliki signifikansi khusus dari sudut pandang laporan keuangan.
Meski tak melibatkan dana transfer, Juventus tetap mambayarkan selisih €12 juta kepada Barccelona (€72 untuk Arthur, €60 juta untuk Pjanic). Hal ini menghasilkan capital gain yang diwartakan sekitar €47 juta, dengan keuntungan bersih sebesar €41,8 juta setelah dikurangi biaya kontribusi solidaritas dan biaya tambahan.
"Oleh karena itu, dan demi melindungi ribuan fans, kami akan mengajukan komplain kepada lembaga Antitrust dan jaksa federal untuk mendegradasi Juventus ke Serie B dan mencabut gelar Serie A terakhir mereka yang dimenangkan di bawah bayang-bayang operasi yang berpotensi ilegal ini," tegas Donzelli. (Goal/OL-15)
Pelatih Galatasaray Okan Buruk menyebut kemenangan telak atas Juventus pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions sebagai momen bersejarah bagi timnya.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, bongkar rahasia kemenangan telak atas Juventus di Liga Champions. Simak instruksi ruang ganti yang ubah ketertinggalan jadi pesta gol.
Bek Juventus Pierre Kalulu bicara blak-blakan usai kekalahan memilukan dari Galatasaray. Ia menuntut tim bangkit dan menanggapi permintaan maaf bintang Inter, Bastoni.
Galatasaray tampil perkasa saat melibas Juventus. Noa Lang cetak brace, sementara Sacha Boey dan Baris Alper Yilmaz puji taktik jitu pelatih Okan Buruk.
Teun Koopmeiners mencetak brace perdana di Liga Champions, namun Juventus justru dibantai 5-2 oleh Galatasaray.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved