Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BERHARAP munculnya klub sepak bola yang mampu berlaga di tingkat nasional, kini klub sepak bola Garuda Muda pengelolaan manajemennya diambil alih serta berganti nama menjadi Lombok Football Club (LFC).
Klub sepakbola profesional ini bermarkas di lapangan sepakbola Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). LFC sebelumnya adalah akademi dan klub sepak bola Garuda Muda pimpinan mantan Kapten Tim Sepakbola Prov. NTB, Anang Zulkarnaen.
Enam tahun terakhir, klub sepakbola ini sangat aktif melakukan pembinaan, dan malang melintang mengikuti kompetisi-kompetisi lokal.
"Kami bermusyawarah, dan sepakat dengan pemilik klub, harus ada klub perwakilan dari NTB yang mampu berkiprah di tingkat nasional. Kami memiliki semangat yang sama untuk mendorong peningkatan prestasi klub ke jenjang yang lebih tinggi dengan menjalankan manajemen pengelolaan yang lebih professional," kata H. Bambang Kristiono,(HBK), anggota DPR-RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok Senin (6/9).
HBK rupanya memberi perhatian besar pada pembinaan sepakbola di Bumi Gora. Dia Ingin ada klub bola yang akan menjadi kebanggaan masyarakat NTB, yang mampu berkiprah di kasta tertinggi Liga Indonesia.
Melalui Yayasan HBK Peduli, HBK kemudian secara resmi mengambil-alih pengelolaan akademi, dan klub sepak bola Garuda Muda. Dengan manajemen pengelolaan yang lebih profesional, dan menanamkan nilai-nilai fighting spirit yang lebih kuat, klub ini kemudian bertransformasi dengan berganti nama menjadi klub sepakbola Lombok Football Club (LFC), yang secara bertahap mencanangkan target berkiprah di tingkat regional bahkan nasional.
"Harapan kami, LFC akan mampu menjadi klub sepak bola kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat NTB," kata HBK.
Klub baru ini, Direktur Utama dan sekaligus Manager Tim LFC adalah Nouvar Furqoni Farinduan. Kemudian Anang Zulkarnaen selaku Direktur Tehnik Klub, dan Rannya Agustyra Kristiono menjadi Manager Hubungan Masyarakat (Humas) merangkap Juru Bicara (Jubir) Klub.
Ditunjuknya Rannya Agustyra Kristiono, mahasiswi Brunel University, London, Inggris, dalam susunan kepengurusan klub dimaksudkan untuk menarik minat kaum millenial agar lebih mencintai dan menggandrungi olahraga sepakbola, yang merupakan olahraga paling populer di dunia.
"Kalau kaum millenial Lombok bisa mencintai dan menggandrungi olahraga, insyaa Allah mereka semua akan terhindar dari jerat kejahatan Narkoba", ujarnya.
Selama tiga bulan terakhir, manajemen klub sepakbola LFC telah menggulirkan kompetisi internal untuk menyeleksi, dan merekrut pemain-pemain di Tim U-15, Tim U-17 dan Tim U-21 atau Tim Utama.
Perekrutan para pemain dan pelatih untuk masing-masing tim sesuai kriteria umur telah selesai dilaksanakan pada pertengahan Agustus lalu, dan pada Rabu, 25 Agustus 2021, secara resmi manajemen klub sepakbola LFC mendaftarkan diri ke Asprov PSSI NTB untuk ikut berkompetisi di Liga 3. Pendaftaran dilakukan langsung oleh Direktur Utama merangkap Manager Tim LFC, yaitu Nouvar Furqoni Farinduan.
HBK sebagai Chairman klub mengetuk hati, mengajak para tokoh dan pengusaha NTB, agar bersedia melibatkan diri dalam membina klub-klub sepakbola yang ada di Bumi Gora.
HBK yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI yakin sepenuhnya, manakala para tokoh dan pengusaha Bumi Gora mau berpartisipasi dalam membina klub-klub sepakbola NTB, maka perhelatan kompetisi Liga-3 di daerah ini akan berjalan dengan lebih bergairah, lebih ketat, dan sudah pasti lebih menarik.
"Minat masyarakat terhadap olahraga sepakbolapun akan semakin meningkat, dan sepakbola akan menjadi tontonan atau hiburan alternatif bagi masyarakat NTB. Saya sangat mengapresiasi semangat, tekad, dan dorongan Askab PSSI Kabupaten Lombok Barat, Arbain yang sekarang ini juga adalah Sekretaris Asprov PSSI Prov. NTB atas visi, komitmen, dan konsistensinya dalam memajukan persepakbolaan NTB," katanya.
Manager Tim LFC Nouvar Furqoni Farinduan mengatakan, dengan motto Siap, Setia, dan Berani, klub sepakbola LFC mentargetkan menjadi juara di kompetisi Liga 3 NTB tahun ini.
"Dengan kualitas, teknik, dan semangat pemain, yang selalu ditunjukan pada setiap sesi latihan, saya optimis LFC bisa menjadi juara kompetisi Liga 3 NTB tahun ini," kata tokoh muda Lombok Barat yang juga anggota DPRD NTB ini.
Sementara Rannya Agustyra Kristiono mengungkapkan betapa dirinya senang sekali mendapat kepercayaan ayahnya menjadi Humas sekaligus Jubir Klub. Sebab sepakbola adalah olahraga yang sudah sangat familiar, Ia bahkan selalu mendampingi ayahnya menonton pertandingan-pertandingan Chelsea di stadion Stamford Bridge manakala HBK sedang datang ke London untuk menjenguk sang buah hati.
"Mohon do'anya semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik," pinta Rannya. (OL-13).
BMKG NTB laporkan posisi hilal Selasa (17/2) masih di bawah ufuk -1,26 derajat. Cek prediksi ketinggian hilal esok hari untuk penentuan awal Ramadhan.
Penerbangan Super Air Jet IU 721 rute Lombok–Surabaya tertunda hampir 5 jam. Penumpang di Bandara Lombok protes dan tuntut kompensasi.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Amran menegaskan, kunci swasembada bawang putih terletak pada keberanian menetapkan target luas tanam yang memadai dan konsistensi kerja di lapangan.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Penerbangan Super Air Jet IU 721 rute Lombok–Surabaya tertunda hampir 5 jam. Penumpang di Bandara Lombok protes dan tuntut kompensasi.
Warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), di Ibu Kota berkumpul di Wisma NTB di Menteng, Jakarta Pusat, menggelar kegiatan untuk melawan ancaman peredaran narkotika.
Produk berbasis budaya lokal, seperti contohnya tenun, sering kali tertinggal karena minim inovasi desain dan lemahnya strategi pemasaran.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya menjadi panggung olahraga motorsport bergengsi, tetapi juga penggerak ekonomi dan promosi budaya.
PEBALAP dunia Valentino Rossi mengungkapkan penyesalannya karena tidak pernah merasakan atmosfer balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved