Kamis 01 Juli 2021, 13:36 WIB

Jenderal Muda Lapangan Tengah 'La Furia Roja' Bersinar

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Jenderal Muda Lapangan Tengah

JAVIER SORIANO / POOL / AFP
Aksi penyerang muda timnas Spanyol Pedri yang kian menjadi sorotan.

 

NAMA Pedri menjadi perhatian di ajang Piala Eropa 2020. Pedri telah menunjukkan kedewasaan melebihi usianya di lini tengah timnas Spanyol.

Pelatih Spanyol Luis Enrique menilai pemain bernama panjang Pedro Gonzalez Lopez tersebut memang layak menjadi andalan. Meskipun dia masih berusia 18 tahun, Enrique menilai performanya tak kalah dengan para pemain senior.

Ia pun menjadi pemain termuda yang tampil di babak final Piala Eropa sepanjang sejarah timnas Spanyol dalam usia 18 tahun, enam bulan, dan 18 hari.

Pedri selalu tampil 90 menit untuk  La Furia Roja di fase grup hingga babak 16 besar Piala Eropa. Hanya ada dua pemain yang diberi kesempatan sama oleh Enrique, Aymeric Laporte dan kiper Unai Simon.

Enrique sebenarnya tak kekurangan opsi untuk lini tengahnya. Dia memiliki pemain senior seperti Marcos Llorente, Fabian Ruiz, hingga Thiago Alcantara. Akan tetapi ia lebih memilih Pedri.

Seharusnya tidak masuk akal bagi siapa pun untuk anak muda, sangat tidak berpengalaman dan sangat kurus secara fisik untuk memiliki kecerdasan bermain serta keberanian menguasai bola.

Ia menjadi salah satu inspirator utama kemenangan telak 5-0 Spanyol pada laga pamungkas Grup E kontra Slovakia, Rabu (23/6). Pedri memang tak mencetak gol atau assist. Tapi, ia begitu nyaman menari-nari di lapangan tengah

Pedri berperan langsung dalam konstruksi serangan La Furia Roja yang berujung dengan gol Aymeric Laporte, Pablo Sarabia, dan Ferran Torres.

"Ada kalanya fakta mendefinisikan situasi jauh lebih baik daripada kata-kata," kata Luis Enrique.

Setahun lalu, ia masih bermain bagi UD Las Palmas di kasta kedua Liga Spanyol. Akan tetapi, Pedri langsung menjelma jadi pemain reguler di line up raksasa LaLiga Barcelona musim lalu dengan mencatatkan 37 penampilan, 28 di antaranya sebagai starter

Performa Pedri membuat dia kemudian banyak disamakan dengan gelandang legendaris Barcelona, Andres Iniesta. Kebetulan dia memang mengagumi pemain yang kini merumput di Liga Jepang itu.

"Idola saya adalah Andres Iniesta dan sekarang saya ingin belajar dari Messi untuk," kata Pedri. (Mal/UEFA/Marca/OL-09)

Baca Juga

Antara

PSS Sleman Berjaya Tekuk Barito Putera di Kandang

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 22:07 WIB
PSS Sleman yang menurunkan empat pemain asingnya mengambil inisiatif...
AFP

Newcastle Belum Berencana Pecat Steve Bruce

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 21:36 WIB
Bruce dirumorkan akan dipecat setelah Newcastle United jadi klub kaya baru setelah diambil alih konsorsium Arab...
AFP

Guardiola Terkejut Dengan Keinginan Sterling Tinggalkan Manchester City

👤Widhoroso 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 21:09 WIB
PERNYATAAN terbuka Raheem Sterling soal keinginannya meninggalkan Manchester City, membuat Pep Guardiola...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya