Kamis 10 Juni 2021, 14:39 WIB

Presiden FIGC Akui Italia Bukan Favorit Juara

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Presiden FIGC Akui Italia Bukan Favorit Juara

Alberto PIZZOLI / AFP
Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina.

 

PRESIDEN Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina mengakui timnas Italia bukan favorit di Euro 2020. Namun, ia meyakini, Gli Azzurri bisa melangkah lebih jauh lagi di Euro musim ini.

"Italia tidak memulai dari posisi terdepan, karena ada begitu banyak tim yang mengesankan dalam kompetisi ini," kata Gravina.

“Kami masuk ke turnamen ini dengan keyakinan bahwa kami telah memulai proyek baru dan energi serta antusiasme para pemain, yang seharusnya memungkinkan kami melakukan perjalanan yang baik," lanjutnya.

Italia akan menjalani laga pertama Euro 2020 dengan menghadapi Turki, Sabtu (12/6) dini hari WIB. Laga tersebut juga akan menjadi pembuka bagi Euro 2020 yang dilangsungkan di Stadion Olimpico, Roma. Upacara pembukaan akan dihadiri 16.000 penonton.

“Ini adalah pesan harapan dan akan sangat emosional melihat begitu banyak orang di Stadio Olimpico saat pertandingan disiarkan di seluruh dunia. Ini adalah pesan harapan untuk semua orang," kata Gravina. (Mal/Footballitalia/OL-09)

Baca Juga

AFP

Barcelona Tunjuk Sergi Barjuan Sebagai Pelatih Sementara

👤Ant 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 20:56 WIB
Legenda Barcelona lXavi Hernandez menjadi calon terkuat untuk menjadi pengganti...
AFP

Kursi Pelatih Farke Aman Meski Norwich Terjerembap di Dasar Klasmen

👤Ant 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 18:38 WIB
Norwich City saat ini berada di peringkat bu cit klasemen Liga Inggris setelah sama sekali tidak mampu meraih...
Ist/Persija

Jelang Kontra Persik, Persija Fokus Pemulihan Fisik

👤 Ilham Ananditya 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 17:38 WIB
Kini Angelo tengah mempersiapkan para pemain untuk mengembalikan kondisi psikologi dan fisik usai pertandingan terakhir saat bertemu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya