Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
CRISTIANO Ronaldo yang diistirahatkan pada laga sebelumnya, diharapkan menjadi pembeda saat Juventus berupaya membalikkan keadaan dari kekalahan leg pertama 2-1 di ajang Liga Champions.
Ironisnya, meski aktif sepanjang laga, Ronaldo melakukan dosa tak termaafkan bagi mantan pelatih Juventus Fabio Capello, yang berujung kekalahan timnya. Juventus memang dapat membalikkan kedudukan 2-1 di laga leg kedua, namun hasil tersebut hanya cukup untuk memasuki babak perpanjangan waktu.
Pada akhirnya, Juventus kecolongan gol dari tendangan bebas Sergio Oliveira di menit ke-115. Juventus hanya dapat memperpanjang napas lewat gol Adrien Rabiot. Sayangnya, gol tersebut tidak cukup menghindari eliminasi Juventus dari gol tandang.
Baca juga: Kalah Gol Tandang, Juventus Disingkirkan FC Porto
Fabio Capello yang menjadi pandit di Sky Sports Italia, menuding Ronaldo menjadi salah satu pemain yang melakukan dosa di tendangan bebas tersebut. Ronaldo yang masuk barisan pagar betis, disebut melompat dan membalikkan badan bersama Rabiot.
Alhasil, tendangan datar keras meluncur ke gawang dan gagal di antisipasi kiper Wojciech Szczesny. Capello yang menjadi peatih legendaris Italia, mengaku geram akan kesalahan tersebut.
Baca juga: Merasa Tak Nyaman di Inggris, Cavani Akan Tinggalkan Old Trafford
"Itu kesalahan tak termaafkan. Pada zaman saya, Anda memilih pemain yang membentuk pagar betis. Jangan sampai mereka justru pemain yang takut bola. Nyatanya, kali ini mereka takut bola dan melompat menghindarinya, membalikkan badan. Itu tak termaafkan," papar Capello,
Dia juga mengkritik sikap para bintang veteran Juventus, yang tidak muncul pada wawancara pascapertandingan. Justru pemain muda, seperti Federico Chiesa dan Matthijs de Ligt, yang berbicara kepada media.(Goal/OL-11)

Pelatih Galatasaray Okan Buruk menyebut kemenangan telak atas Juventus pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions sebagai momen bersejarah bagi timnya.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, bongkar rahasia kemenangan telak atas Juventus di Liga Champions. Simak instruksi ruang ganti yang ubah ketertinggalan jadi pesta gol.
Bek Juventus Pierre Kalulu bicara blak-blakan usai kekalahan memilukan dari Galatasaray. Ia menuntut tim bangkit dan menanggapi permintaan maaf bintang Inter, Bastoni.
Galatasaray tampil perkasa saat melibas Juventus. Noa Lang cetak brace, sementara Sacha Boey dan Baris Alper Yilmaz puji taktik jitu pelatih Okan Buruk.
Teun Koopmeiners mencetak brace perdana di Liga Champions, namun Juventus justru dibantai 5-2 oleh Galatasaray.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved