Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR adanya lampu hijau dari pihak Kepolisian untuk pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan 2 menjadi kabar yang melegakan bagi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi profesional sepakbola di Indonesia.
Menanggapi informasi tersebut Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita menyatakan menyambut baik kabar tersebut dan akan segera memproses perizinan ke pihak Polri. Untuk itu Akhmad menyatakan akan segera melengkapi berbagai persyaratan yang memang diminta oleh pihak Kepolisian.
“Pernyataan pihak kepolisian itu menjadi harapan dan suatu hal yang menggembirakan bagi kita. Ini menjadi harapan agar izin keramaian ini dapat keluar tentunya dengan tetap melalui proses prosedur serta komunikasi dengan pihak kepolisian khususnya apa saja persyaratan yang harus dilengkapi,” ujar Akhmad saat dihubungi, Kamis (4/2).
Salah satu poin penting dari perizinan tersebut adalah terkait penerapan protokol kesehatan. “Sejauh ini PT LIB juga sudah menyiapkan protokol kesehatan dan yang lainnya. Tetapi setiap saat masih terus disempurnakan agar tidak menjadi klaster baru nantinya," terang Akhmad.
Pihak Kepolisian pun telah menyampaikan sejumlah persyaratan yang haru dilampirkan oleh PT LIB dalam pengajuan izin nantinya. Misalnya seperti lampiran persyaratan-persyaratan protokol kesehatan yang ketat. Dilampirkan juga surat dari gugus tugas covid-19, dilampirkan juga rekomendasi KONI serta rekomendasi Menpora.
Baca juga: Menpora Yakin Timnas U-22 Bisa Rebut Emas SEA Games 2021
“Untuk persyaratan itu sebagian sudah dimiliki oleh PT LIB, misalnya dari Satgas covid-19, sedangkan untuk rekomendasi Kemenpora kami akan kembali menghadap Menpora, kita akan penuhi persyaratan protokol kesehatan seperti apa, begitu juga untuk KONI akan kami siapkan. Setelah semuanya terkumpul kami akan kirimkan ke kepolisian,” terang Akhmad.
Ia pun menerangkan sejauh ini pihaknya tetap terus berkomunikasi dengan pihak Polri. Akhmad pun menyebutkan pihaknya akan menyegerakan pengajuan izin ke Polri agar dapat menyiapkan kompetisi dengan baik.
“Nantinya setelah izin ini memang didapatkan dari PT LIB akan kembali mengumpulkan klub-klub dan menanyakan kesiapan klub untuk kompetisi. Bahasannya terkait kesiapan klub, jadwal pertandingan serta masukan-masukan dari klub untuk pelaksanaan musim 2021,” pungkas Akhmad.
Diprediksi bulan Juni akan menjadi waktu yang relevan ditargetkan untuk memulai kembali kompetisi. Kapan tepatnya kompetisi kembali dijalankan juga bakal dibahas pada Kongres tahunan PSSI, yang rencananya bergulir 29 Mei nanti.
Selain itu bila izin tersebut segera diperoleh LIB membuka peluang untuk menggelar turnamen pramusim sesuai permintaan mayoritas klub Liga 1. Turnamen pramusim dianggap penting untuk kesiapan pemain menyambut liga, juga sebagai percobaan untuk operator menggelar kompetisi dengan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona. (OL-4)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved