Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Senegal Macky Sall, Jumat (4/12), memuji mantan pemain timnas Papa Bouba Diop saat menerima peti jenazah Diop dari Prancis, tempat dia meninggal akibat sakit di usia 42 tahun.
Diop terkenal karena mencetak gol yang mengantarkan Senegal menang atas juara bertahan Prancis di Piala Dunia 2002.
Singa Teranga--julukan timnas Senegal--sukses mencapai perempat final Piala Dunia 2002 sebelum disingkirkan oleh Turki.
Baca juga: Mantan Gelandang Senegal Bouba Diop Meninggal Dunia
Diop juga merupakan bagian dari timnas Senegal yang kalah adu penalti dari Kamerun di laga final Piala Afrika 2002.
Pemain tengah itu memenangkan Piala FA 2008 bersama Portsmouth. Dia juga pernah merumput di sejumlah klub Inggris lainnya seperti Fulham, West Ham United, dan Birmingham City.
Sall mengatakan meninggalnya Diop membuat Senegal sangat kehilangan. "Diop membuat Senegal dikenal di dunia sepak bola."
Presiden Senegal itu mengumumkan sebuah museum yang tengah dibangun di stadion nasional di dekat Dakar akan diberi nama Museum Papa Bouba Diop.
Diop meninggal dunia di Lens, Prancis. Jenazahnya kemudian dipulangkan ke Senegal.
Para pemain timnas Senegal 2002 hadir di upacara pada Jumat (4/12) sebelum jenazah Diop dimakamkan pada Sabtu (5/12). (AFP/OL-1)
Mengenal CAF, induk organisasi sepak bola Afrika yang menyelenggarakan AFCON. Simak sejarah dan peran pentingnya dan alasan Senegal dicoret CAF, Maroko juara piala afrika
CAF melalui Dewan Banding secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika atau AFCON 2026 dan menobatkan tuan rumah Maroko juara piala afrika
Kenapa Maroko juara AFCON 2025? Simak analisis mendalam putusan CAF yang membatalkan kemenangan Senegal dan menetapkan Maroko sebagai kampiun Piala Afrika.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
PENCETAK gol kemenangan Senegal di final Piala Afrika (Afcon) 2026, Pape Gueye, mengungkapkan rasa ketidakadilan justru menjadi pemicu semangat timnya hingga mampu merebut gelar juara.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved