Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Jerman Joachim Loew meyakini timnya akan lolos ke semifinal Liga Negara UEFA meski ditahan imbang Swiss 3-3 pada Rabu (14/3) dini hari WIB.
Ini menjadi hasil imbang ketiga Der Panzer--julukan timnas Jerman--dari empat pertandingan mereka di Liga Negara UEFA. Loew tetap mengapresiasi anak asuhnya.
“Kami menunjukkan sikap yang bagus untuk berjuang kembali setelah tertinggal. Tim ini sungguh punya banyak potensi,” kata Loew.
Baca juga: Pelatih dan Staf Timnas Islandia Dikarantina karena Covid-19
Ia juga mengungkapkan target Jerman, minimal lolos ke semifinal.
“Jika kami ikut dalam turnamen, masuk ke semifinal adalah target minimal, seperti biasanya," ujarnya.
Jerman mengoleksi poin enam di grup 4 Liga A dan berada di urutan kedua grup dengan koleksi poin sama dengan Ukraina. Timnas Spanyol ada di puncak klasemen dengan tujuh poin, dengan dua laga tersisa.
Hanya pemuncak grup yang lolos ke fase selanjutnya alias babak semifinal Liga Negara UEFA. Dua laga terakhir Jerman di babak grup adalah menjamu Ukraina dan tandang ke markas Spanyol.
Sementara itu, pelatih timnas Swiss Vladimir Petkovic berharap ada keajaiban di pertandingan berikutnya. Hasil imbang membuat Swiss menjadi juru kunci klasemen dengan koleksi poin dua.
“Kami harus memaksakan keberuntungan pada November," kata Petkovic.
Swiss harus merebut poin penuh menghadapi Spanyol dan Ukraina, bulan depan, agar tidak terdegradasi ke Liga B. Ia mengaku gagal mengatasi strategi skuad Joachim Loew.
Petkovic mengakui, tim lawan tampil lebih efisien karena mampu membalas ketertinggalan.
"Saya harus mengomentari pertandingan yang seharusnya dapat menghasilkan lebih baik. Saya kesal karena kesalahan yang saya lakukan sendiri sebelum kebobolan tiga gol," ucapnya. (UEFA/OL-1)
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved