Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA Swiss, Selasa (22/9), menuntut agar Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi dan mantan Sekjen FIFA Jerome Valcke dihukum penjara atas dugaan korupsi dalam pembagian hak siar Piala Dunia.
Jaksa meminta Al-Khelaifi yang merupakan presiden BeIn Media divonis penjara 28 bulan sementara Valcke dihukum kurungan selama 3 tahun.
Ini merupakan tuntutan hukuman penjara pertama yang diajukan terkait skandal sepak bola di Eropa.
Baca juga: MU Bekap Luton di Laga Piala Liga
Vonis kepada Al-Khelaifi dan Valcke juga akan menjadi vonis pertama yang dijatuhkan di Swiss dari 20 lebih sidang selama lima tahun terakhir terkait skandal di FIFA.
Pengadilan Federal Swiss di Bellinzona tengah mengadili Valcke terkait dua dakwaan terkait korupsi yang dilakukannya.
Al-Khelaifi terkait di dakwaan pertama untuk Valcke. Jaksa Swiss menyebut Valcke meminta bantuan Al-Khelaifi pada 2003 untuk membeli sebuah vila mewah di Sardinia. Saat itu, BeIn, lembaga penyiaran milik Qatar, tengah bernegosiasi dengan FIFA untuk mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026 dan 2030 untuk wilayah Afrika Utara dan Timur Tengah.
Jaksa mengatakan Al-Khelaifi membeli vila itu seharga 5 juta euro dan memberikannya kepada Valcke.
Baik Al-Khelaifi maupun Valcke membantah melakukan kesalahan dan menyebut kesepakatan mereka adalah kesepakatan pribadi dan tidak terkait dengan kontrak yang akhirnya diberikan FIFA kepada BeIn pada April 2014. (AFP/OL-1)
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Sepanjang 2025, tercatat ada 24.558 transaksi transfer internasional di sektor putra, meningkat lebih dari 7% dibandingkan tahun sebelumnya.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsu untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
Sepp Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan yang sangat kuat bagi para suporter untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka datang langsung ke AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved