Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH asal Rumania Mircea Lucescu, Senin (27/7), mengatakan dia batal menukangi Dynamo Kiev, kurang dari sepekan setelah menerima tawaran klub Ukraina itu, karena adanya penolakan dari para pendukung.
"Dengan sangat menyesal, saya memutuskan membatalkan kolaborasi dengan Dynamo Kiev," ujar Lucescu kepada surat kabar Romania, Gazeta Sporturilor.
"Tidak mungkin bekerja di suasana yang penuh permusuhan yang diciptakan kelompok pendukung ultra klub itu," imbuh pelatih berusia 74 tahun itu.
Keputusan Dynamo Kiev mendatangkan Lucescu disambut dengan kemarahan para pendukung klub itu karena pelatih asal Rumania itu, sebelumnya, selama 12 tahun, menukangi klub rival Shakhtar Donetsk.
Baca juga: Javi Gracia Tukangi Valencia
Lucescu memenangkan 22 gelar selama menukangi Shakhtar antara 2004 dan 2016.
"Saya ingin kembali ke sepak bola, di Ukraina, tempat saya mendapatkan kepuasan," ujar Lucescu. "Saya ingin merasakan kompetisi seperti yang saya rasakan di tahun-tahun sebelumnya."
Laman daring Dynamo, 23 Juli lalu, mengatakan Lucescu yang sudah menganggur sejak 2019 telah menandatangi kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Dalam karier sepak bola yang telah berlangsung selama 40 tahun, Lucescu telah menukangi timnas Rumania dan Turki serta sejumlah klub di Rumania, Italia, Turki, Ukraina, dan Rusia. (AFP/OL-1)
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved