Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PLT Sekjen PSSI Yunus Nusi memastikan penghapusan degradasi untuk Liga 1 dan 2 2020, sementara ada 2 tim promosi dari Liga 2 tak melanggar statuta.
Yunus mengatakan Pasal 23 tersebut tidak mengatur tentang ketentuan degradasi. Pada pasal 23 statuta PSSI hanya mengatur kepesertaan dalam kongres. Pada pasal itu disebutkan 18 delegasi sebagai perwakilan klub peserta Liga 1 dari musim terdahulu sebelum kongres dilaksanakan.
Yunus menjelaskan satu-satunyanya ketentuan degradasi dalam statuta PSSI diatur dalam pasal 63 tentang sanksi disiplin, namun bukan memutuskan peringkat akhir.
"PSSI secara organisator berpandangan bahwa pasal 23 statuta PSSI terbaru (2019) tidak mengatur tentang ketentuan degradasi. Bahkan secara keseluruhan tidak ada pasal-pasal dalam statuta PSSI yang mengatur ada tidaknya degradasi sebagai akibat dari pemeringkatan atau ranking hasil akhir pertandingan," kata Yunus.
Selain itu, Yunus mengatakan pasal 23 statuta PSSI dibuat ketika kondisi normal tanpa pandemi covid-19. Sedangkan secara logis sistematis pasal 23 akan berubah seiring dengan waktu. Apabila pesertanya 20, maka peserta kongres otomatis akan menjadi 20.
"Secara futuristik dan ekstensif juga faktanya saat ini liga membutuhkan aturan tanpa degradasi yang menyebabkan peserta Liga 1 lebih dari 18 sebagai bentuk keadilan kompetisi,” tukas Yunus.
Sebelumnya, anggota komite eksekutif PSSI Hasani Abdulgani menilai meniadakan degradasi pada Liga 1 2020 berpotensi melanggar statuta dan berpandangan bahwa dalam statuta. Pada Pasal 23 statuta PSSI ada hak suara dari delegasi Liga 1 yang diwakili 18 klub dan Liga 2 16 klub.
Apabila menambah peserta kompetisi Liga 1 menjadi 20 klub, berarti harus mengubah pasal tersebut dan harus ada kongres.
PSSI akan menggulirkan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 musim ini pada bulan September mendatang. Dalam dua kali pertemuan dengan klub Liga 1 dan 2 sebagian besar klub setuju untuk melanjutkan kompetisi musim ini. Saat ini klub menunggu keputusan PSSI yang segera akan dilakukan melalui rapat Komite Eksekutif (exco). (pssi/OL-4)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved