Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BEK Chelsea Antonio Rudiger kembali mendapat cemoohan dari suporter Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Sabtu (22/2).
Cemoohan tersebut merupakan buntut dari laporan Rudiger yang mengklaim pernah mendapat perlakuan rasis dari fan Tottenham pada Desember 2019. Akan tetapi, kepolisian tidak menemukan bukti atas tindakan suporter Tottenham tersebut
"Ini menunjukan orang-orang ini menang. Mereka (suporter rasis) bisa kembali ke stadion. Rasisme menang," kata Rudiger.
Baca juga: Dua Gol Aubameyang Antar Arsenal Kalahkan Everton
Pemain asal Jerman itu memang kerap jadi target hinaan rasis. Pada Desember 2019, saat bertandang ke markas Totenham, Rudiger menyebut suporter tuan rumah meneriakinya dengan sebutan monyet.
Rudiger menyayangkan gagalnya otoritas keamanan menemukan pelaku penghinaan terhadap dirinya laga tersebut.
"Ini pertanda bahwa kita memiliki masalah yang sangat besar," jelasnya. (Mirror/OL-1)
Tudor mengakui fokus utama timnya tetap pada upaya menjauh dari zona degradasi di kompetisi domestik.
Laga 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid dan Tottenham Hotspur inimenjadi pertemuan dua tim dengan nasib yang bertolak belakang di kompetisi domestik masing-masing.
Juventus dilaporkan mengincar bek sayap Tottenham Hotspur, Djed Spence. Simak detail harga transfer dalam Mata Uang Rupiah dan analisis taktiknya.
Andy Robertson mengakui bahwa ketertarikan dari Tottenham Hotspur memang nyata. Proses negosiasi bahkan sempat melibatkan pembicaraan serius di tingkat klub.
Ribuan suporter Tottenham tinggalkan stadion lebih awal saat kalah dari Crystal Palace. Manajer Tottenham, Igor Tudor, mengaku tidak terkejut dengan reaksi dingin para pendukungnya.
Analisis dampak finansial jika Tottenham Hotspur degradasi ke Championship. Dari anjloknya hak siar hingga kritik Gareth Bale soal kebijakan transfer klub.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved