Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN 3-1 atas Darul Ta'zim di laga final Singa Cup 2019, Kamis (7/11), sukses membawa OKKY Youth Soccer team mempertahankan gelar juara di turnamen sepak bola anak internasional yang dilangsungkan di Singapura
Pelatih Kepala Asep Padian mengaku bangga atas raihan anak asuhnya yang bisa mempertahankan gelar di turnamen tersebut.
Asep mengungkapkan, kunci keberhasilan anak asuhnya di Singa Cup ialah mampu meminimalisasi kesalahan dan sukses menjaga kekompakan sepanjang turnamen.
"Mencoba untuk tampil tanpa beban meski diakui tidak mudah karena datang sebagai juara bertahan. Selain itu, menikmati pertandingan, jangan ada tekanan. Fokus satu demi satu dan melakukan yang terbaik," kata Asep.
Ramuan Asep yang didampingi Gilang Ramadhan sebagai asisten pelatih itu sukses membawa OKKY Youth Soccer Team m4enjelma menjadi tim kuat di Singa Cup 2019. Tercatat, tim itu hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Baca juga : Tekad OKKY Youth Soccer Team Pertahankan Gelar di Singa Cup
"Keberhasilan para pemain mempertahankan gelar juara membuktikan mereka memang istimewa, baik dari aspek fisik maupun mental. Gelar juara yang diraih tahun lalu di turnamen ini sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri yang mendorong kembali membawa pulang gelar juara," tutur Asep.
Para pemain pilihan hasil seleksi dari kompetisi IJSL, tersebut memang bermain dominan. Tak ayal, pujian pun meluncur dari Martinus Rezal, Head of Marketing PT. Suntory Garuda Beverage.
Sejak awal, Martinus mengharapkan anak-anak untuk turun lapangan dengan gembira dan selalu ceria. Selain itu, mampu menjunjung tinggi nilai sportivitas dan tetap menjaga nama baik OKKY dan Indonesia.
"Luar biasa sekali mereka mampu tampil di atas rata-rata, enjoy, kompak dan penuh percaya diri. Mempertahankan gelar juara merupakan sesuatu yang luar biasa karena sangat sulit. Kami sangat mengapresiasinya, dan semoga mereka tetap santun dan rendah diri," kata Martinus.
Chief Executive Officer (CEO) PT. Suntory Garuda Beverage Charles Rossi menegaskan, OKKY Yout Soccer Team dibentuk sebagai komitmen pihaknya dalam pengembangan sepak bola usia muda di Indonesia.
Dengan menggandeng IJSL,Suntory Garuda yang memproduksi minuman berlabel Okky mendukung Instruksi Presiden (InPres) No.3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional dengan pembinaan sepakbola usia dini menjadi salah satu fokus utama.
“Kontribusi kami melalui OKKY Youth Soccer League diharapkan mendukung pengembangan anak-anak Indonesia yang bukan hanya handal dan pintar tapi juga berkarakter baik dan tumbuh dengan gembira,” ujarnya. (RO/OL-7)
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved