Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT sepak bola Fritz Simanjuntak mengatakan 12 anggota komite eksekutif (exco) PSSI yang baru memiliki tantangan yang berat ketika bekerja. Ia mengatakan dengan rangkap jabatan di klub dan di parlemen dikhawatirkan akan menganggu fokus memikirkan soal sepak bola Indonesia.
Meski tidak menyalahi aturan soal rangkap jabatan, Fritz mengatakan sebaiknya para exco mampu menyiasati waktu antara sepak bola dan pekerjaan lain.
"Diharapkan exco itu bisa full time dan masih banyak waktu ngurusin waktu soal sepak bola. Mereka tidak salah, cuma dengan tantangan berat itu, diharapkan exco itu bisa memusatkan perhatian di PSSI," ungkap Fritz.
Baca juga: Rangkap Jabatan, Iwan Bule Siap Emban Amanah Ketum PSSI
Seperti diberitakan dari 12 exco, beberapa nama merangkap jabatan, seperti Yoyok Sukawi yang merupakan CEO PSIS Semarang dan anggota DPR RI. Lalu, Peter Tanuri sebagai CEO Bali United. Selanjutnya, Endri Irawan merupakan CEO Mitra Kukar. Kemudian, Haruna Soemitro selaku manajer Madura United, serta Hasnuryadi Sulaiman yang merupakan manajer sekaligus pemilik Barito Putera dan anggota DPR RI.
Dihubungi terpisah, Ketum PSSI Iwan Bule mengaku tak bisa melarang seseorang untuk merangkap jabatan, karena tidak diatur dalam statuta. Iwan mengatakan yang akan ia lakukan adalah mengawasi gerak-gerik exco agar tidak menguntungkan klub yang mereka pimpin atau miliki.
"Ya ini kan sulit, mereka exco itu kan oleh kita-kita juga, kita tidak bisa mengintervensi menentukan ini boleh atau tidak, karena demikian juga sebelumnya juga ada di exco sebelumnya, sehingga tinggal pengawasan kita kepada mereka saja, nanti jadwal pertandingan juga mesti straight, jangan sampai menguntungkan exco yang mempunyai klub," kata Iwan. (OL-1)
PSSI juga memastikan seluruh proses naturalisasi yang dilakukan semua pemain sah dan sesuai dengan peraturan hukum di Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai peraturan hukum di Indonesia.
Meski kalah, Erick Thohir menilai timnas Indonesia mampu menunjukkan permainan yang kompetitif melawan timnas Bulgaria di ajang FIFA Series.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan penghormatan bagi mereka yang bekerja di balik layar maupun di lapangan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved