Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Pemilihan (KP) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta seluruh pihak untuk menghormati jadwal proses pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, serta anggota komite eksekutif PSSI. Kongres PSSI rencananya digelar pada 2 November mendatang.
KP PSSI juga berharap kandidat ketum, waketum, dan anggota komite eksekutif untuk bisa mematuhi ketetapan KP di masa kampanye.
"Kami mohon semua pihak menghormati ketetapan KP. Kami sudah menetapkan masa kampanye karena itu, para calon mohon tidak tampil di depan publik untuk membicarakan program, visi, misi, atau terkait dengan PSSI sebelum masa kampanye," ujar anggota KP PSSI, Budiman Dalimunthe di Senayan, Jakarta, kemarin.
KP dan Komisi Banding Pemilihan (KBP) akan mengumumkan daftar calon tetap pada 23 Oktober 2019. Hal itu karena ada beberapa calon yang sedang menempuh banding. Periode kampanye mulai 24-30 Oktober 2019.
Budiman menambahkan, KP juga sudah menjadwalkan acara debat untuk calon ketua umum pada 31 Oktober. Debat calon ketum PSSI itu digelar di depan 86 voters (pemilik hak suara), calon waketum, dan calon anggota komite eksekutif.
Di bagian lain, pengamat sepak bola Akmal Marhali menyoroti percepatan kongres menjadi 2 November. Itu tidak sesuai rekomendasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang meminta kongres dilangsungkan pada 25 Januari 2020.
"Jika Kongres PSSI tetap dilaksanakan pada 2 November 2019, tidak hanya mengabaikan delegasi (voters) sejati hasil kompetisi 2019. Namun, juga sebuah kesalahan moral dan integritas organisasi. PSSI membiarkan kelahiran kepengurusan baru yang cacat," kata Akmal, kemarin.
Pihak PSSI tetap berpegang bahwa mereka terus berkomunikasi dengan FIFA. Menentukan jadwal kongres, ungkap Sekjen PSSI Ratu Tisha, merupakan wewenang yang dimiliki PSSI dan FIFA tak masalah dengan keputusan PSSI itu.
Sementara itu, Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, kemarin, mengatakan PSSI belum melaporkan terkait dengan pelaksanaan kongres dan surat dari FIFA. "Kami hanya bisa menyampaikan, seharusnya pemerintah dikabari jika ada masalah kongres dimajukan atau ada ketidaksetujuan dari FIFA," ungkapnya kepada Media Indonesia. (Ykb/Des/Faj/R-2)
PSSI juga memastikan seluruh proses naturalisasi yang dilakukan semua pemain sah dan sesuai dengan peraturan hukum di Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai peraturan hukum di Indonesia.
Meski kalah, Erick Thohir menilai timnas Indonesia mampu menunjukkan permainan yang kompetitif melawan timnas Bulgaria di ajang FIFA Series.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi ujian sesungguhnya melawan timnas Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026, Senin (30/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan penghormatan bagi mereka yang bekerja di balik layar maupun di lapangan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved