Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
SPEKULASI mengenai masa depan Gennaro Gattuso semakin ramai diperbincangkan. Pelatih asal Italia tersebut dikabarkan akan hengkang dari I Rossoneri.
Menurut laporan Sky Sports Italia, keputusan hengkang itu akan diumumkan Gattuso pada Selasa (28/5) waktu setempat, sehari setelah sang pelatih melakukan pertemuan dengan CEO AC Milan Ivan Gazidis.
Jika kesepakatan itu benar terjadi, Gattuso akan mengakhiri kontrak bersama AC Milan lebih cepat. Mengingat, ia masih memiliki sisa kontrak hingga 2021.
Selain itu, Gattuso juga dikabarkan sepakat tidak akan mengambil 90% gaji dari sisa kontraknya.
Belum diketahui pasti alasan Gattuso mundur dari Milan. Namun, performa kurang memuaskan I Rossoneri pada musim ini tampak menjadi penyebabnya.
Baca juga: Tawa Atalanta dan Inter Milan, Derita AC Milan
Pada periode itu, Milan harus puas finis di posisi kelima klasemen dengan mengoleksi 68 poin. Posisi yang memupuskan asa mereka tampil di Liga Champions pada musim depan.
Kekecewaan atas performa Milan juga diungkapkan Gattuso usai pertandingan melawan SPAL pada laga terakhir di Serie-A 2018--2019, Senin (27/5) dini hari WIB.
"Penyesalan terbesar saya adalah kami tidak bisa tampil konsisten selama tiga hingga empat bulan terakhir. Kami mengalami terlalu banyak periode buruk," ujar Gattuso.
"Saya hampir tidak tidur dalam 18 bulan terakhir. Secara mental, saya hancur berkeping-keping. Ini adalah sesuatu yang harus saya pertimbangkan," tambahnya.
Selain Gattuso, Leonardo juga dipastikan hengkang dari Milan. Ia memutuskan meletakkan jabatannya sebagai Direktur Milan. Keputusan itu diambil Leonardo karena mendapat tawaran dari Asosiasi Sepak bola Brasil (CBF) dan Paris Saint-Germain.
Sementara itu, masih ada satu sosok yang masa depannya juga dispekulasikan, yakni Paolo Maldini. Ia dikabarkan terancam didepak Gazidis yang berambisi melakukan perubahan besar di tubuh AC Milan. (Medcom/OL-2)
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tak mampu menyembunyikan ketegangan emosinya setelah Rossoneri memetik kemenangan tipis 3-2 atas Torino di San Siro, Minggu (22/3) dini hari WIB.
Berdasarkan catatan Serie A, tambahan tiga poin ini membuat AC Milan kini mengoleksi 63 poin dari 30 pertandingan.
Kekalahan dari Lazio pekan lalu tidak hanya menghentikan tren positif AC Milan, tetapi juga memicu isu keretakan di internal tim.
Hasil minor kontra Lazio membuat selisih poin AC Milan dengan Inter Milan melebar menjadi delapan angka dengan sisa sembilan pertandingan musim ini.
Lazio raih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan lewat gol Gustav Isaksen. Laga diwarnai kartu merah pelatih Lazio, Maurizio Sarri di menit akhir.
AC Milan datang ke ibu kota dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Inter Milan, namun Lazio siap menjadi batu sandungan besar bagi ambisi Scudetto mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved