Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntono menilai penunjukkan Gusti Randa sebagai Plt ketua umum PSSI ilegal.
Menurutnya, PSSI harusnya menunjuk pengganti Joko Driyono adalah Iwan Budianto, bukan Gusti Randa yang hanya anggota komite eksekutif biasa, sebagaimana 12 anggota komite eksekutif lainnya.
“Seharusnya Iwan Budianto, karena dia satu-satunya wakil ketua umum PSSI setelah Jokdri ditunjuk menjadi Plt ketua umum dan bermasalah,” terang Suhendra kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (19/3).
Baca juga: Didapuk jadi Plt Ketua, Gusti Randa Berjanji Siapkan KLB PSSI
Ilegal yang dimaksud, jika merujuk ketentuan Pasal 39 ayat (6) Statuta PSSI yang berbunyi, apabila ketua umum tidak ada atau berhalangan, maka wakil ketua umum dengan usia tertua akan menggantikannya.
“Jokdri, yang saat itu wakil ketua umum PSSI dengan usia tertua langsung menggantikan Edy Rahmayadi. Kini, setelah wakil ketua umum PSSI tinggal satu-satunya, yakni Iwan Budianto, mestinya Iwan Budianto ini yang menjadi Plt ketua umum,” tegas Suhendra.
Atas keputusan ini, ia menilai, PSSI hanya ingin mencari sensasi sehingga jadi perhatian semua pihak.
“Memang PSSI suka mencari sensasi,” tandas Suhendra. (OL-4)
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved