Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Barat Tommy Apriantono menyampaikan dukungan agar reformasi di tubuh PSSI dapat segera terealisasi.
Belajar dari era Edy Rahmayadi, Tommy bahkan berharap seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI juga diisi sosok berintegritas.
"Pertama, ketuanya orang baru. Kedua, kita juga berharap Exconya pun berubah. Dulu pak Edy (Rahmayadi), orang baru dengan rekam jejak baik, tapi ternyata di bawahnya kan orang-orang lama semua," kata Tommy saat dihubungi Sabtu (23/2).
Baca juga : Upaya Reformasi PSSI Butuh Camput Tangan Pemerintah
Ketika ditanya agar periode tersebut tak terjadi lagi, pria yang juga berprofesi sebagai dosen ini mengaku belum ada komunikasi intens dengan pemilik hak suara lainnya.
"Sampai saat ini kita belum ada komunikasi dengan asprov lain," imbuhnya.
Lebih lanjut, Tommy berharap Satuan Tugas Antimafia Bola dapat terus menunjukkan manuver lincah untuk mengungkap skandal pengaturan skor. Bahkan jika perlu penyelidikan bisa menyentuh klub-klub yang memberikan suap.
"Kita berharap lebih gencar lagi kalau perlu sama seperti di Italia bisa masuk ke klub-klub. Kalau di TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) kan pemberi suap lebih berat hukumannya," tutupnya. (OL-8)
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved