Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBAIKAN sejumlah ruas jalan alternatif mudik di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dikebut dan ditargetkan selesai pada H-5 Lebaran 2024.
Ruas jalan rusak itu mulai diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten pada pertengahan Februari 2024.
Subkor Pemeliharaan dan Pemanfaatan Jalan dan Jembatan DPUPR, Agus Setiyana, menyebutkan sekitar 40 ruas jalan alternatif mudik yang diperbaiki.
Baca juga : Hadapi Mudik, Sejumlah Jalur Alternatif di Cianjur akan Diperbaiki
"Tapi, setelah lebaran juga ada perbaikan 48 ruas jalan total sepanjang 134 kilometer. Perbaikan ruas jalan ini dipaketlelangkan," katanya,Kamis (28/3).
Adapun perbaikan jalan dengan material cadangan panjang sekitar 92 kilometer. Sehingga, total panjang jalan di Klaten yang diperbaiki 200 kilometer lebih.
"Perbaikan ini nanti sampai setelah lebaran dan diperkirakan selesai di bulan April-Mei 2024," imbuh Agus kepada pers di jalur lintas barat Delanggu.
Baca juga : Seluruh Ruas Jalan di Jawa Tengah Dipastikan Siap Dilintasi Pemudik
Sementara, ruas jalan alternatif yang selesai diperbaiki, yaitu ruas jalan dari arah barat. Seperti Srowot-Somopuro, dan Tegalmas-Srowot-Ngering-Wedi.
Jalur alternatif lebaran di wilayah selatan, yaitu Cawas-Karangdowo-Posis-Pedan juga telah selesai diperbaiki, sehingga aman dilintasi kendaraan pemudik.
Sedangkan di wilayah timur yang meliputi Kecamatan Juwiring dan Wonosari, jalur alternatif Bulan-Padangan dan Jaten-Jelobo mulai diperbaiki pekan ini.
Baca juga : Dikepung Banjir, Polri Siapkan Jalur Alternatif di Demak dan Kudus untuk Pemudik
"Perbaikan ruas jalan alternatif di wilayah timur itu dikebut. Sehingga, perbaikan atau penambalan jalan berlubang diharapkan pekan depan selesai," jelasnya.
Untuk perbaikan ruas jalan jalur lingkar barat Delanggu, panjang sekitar 3,7 kilometer, kini juga sudah dimulai dan diperkirakan selesai dalam 4-5 hari.
Kerusakan jalan lingkar tersebut, akibat sering dilintasi kendaraan angkutan berat. Karena, kendaraan angkutan berat dilarang masuk jalur dalam Kota Delangu.
Tahun ini, anggaran pemeliharaan rutin jalan paket lelang 42 ruas jalan dan pemeliharaan 31 ruas jalan dengan material cadangan total Rp14,4 miliar.
"Perbaikan ruas jalan alternatif mudik selesai sebelum H-5 Lebaran 2024. Sehingga, pemudik nyaman dan aman berkendara di Klaten," ujar Agus Setiyana. (Z-3)
RIBUAN warga dari berbagai daerah di Surakarta dan DI Yogyakarta berebut paket buah durian di Festival Durian 2026 yang digelar di Lapangan Desa Randulanang, Jatinom, Klaten, Minggu (8/2).
HARGA bahan pangan fluktuatif di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, menjelang Ramadan 1447 H/2026.
Sanggar memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya.
Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) XXXII/2026 dilaksanakan di Desa Mlese, Kecamatan Cawas, Klaten. Kegiatan KBMKB dibuka oleh Bupati Hamenang Wajar Ismoyo.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Mulai dari jalur Sudirman-Tamrin, kemudian dari Jalan Tomang-Harmoni, Jalan Juanda-Veteran. Kemudian Jalan Gurun Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih.
ARUS mudik Lebaran 1446 Hijriah mulai meningkat cukup signifikan di jalur lintas selatan Jawa Barat menuju Jawa Tengah.
Sejak dimulainya Operasi Lilin Lodaya 2024, frekuensi kendaraan yang melintasi jalur Puncak terpantau menurun hingga 50-60%
Google Maps telah menjadi aplikasi navigasi yang sangat populer dan membantu jutaan orang setiap hari. Namun seringkali pengguna menghadapi masalah ketika mendapati terjebak di gang sempit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved