Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBAIKAN sejumlah ruas jalan alternatif mudik di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dikebut dan ditargetkan selesai pada H-5 Lebaran 2024.
Ruas jalan rusak itu mulai diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten pada pertengahan Februari 2024.
Subkor Pemeliharaan dan Pemanfaatan Jalan dan Jembatan DPUPR, Agus Setiyana, menyebutkan sekitar 40 ruas jalan alternatif mudik yang diperbaiki.
Baca juga : Hadapi Mudik, Sejumlah Jalur Alternatif di Cianjur akan Diperbaiki
"Tapi, setelah lebaran juga ada perbaikan 48 ruas jalan total sepanjang 134 kilometer. Perbaikan ruas jalan ini dipaketlelangkan," katanya,Kamis (28/3).
Adapun perbaikan jalan dengan material cadangan panjang sekitar 92 kilometer. Sehingga, total panjang jalan di Klaten yang diperbaiki 200 kilometer lebih.
"Perbaikan ini nanti sampai setelah lebaran dan diperkirakan selesai di bulan April-Mei 2024," imbuh Agus kepada pers di jalur lintas barat Delanggu.
Baca juga : Seluruh Ruas Jalan di Jawa Tengah Dipastikan Siap Dilintasi Pemudik
Sementara, ruas jalan alternatif yang selesai diperbaiki, yaitu ruas jalan dari arah barat. Seperti Srowot-Somopuro, dan Tegalmas-Srowot-Ngering-Wedi.
Jalur alternatif lebaran di wilayah selatan, yaitu Cawas-Karangdowo-Posis-Pedan juga telah selesai diperbaiki, sehingga aman dilintasi kendaraan pemudik.
Sedangkan di wilayah timur yang meliputi Kecamatan Juwiring dan Wonosari, jalur alternatif Bulan-Padangan dan Jaten-Jelobo mulai diperbaiki pekan ini.
Baca juga : Dikepung Banjir, Polri Siapkan Jalur Alternatif di Demak dan Kudus untuk Pemudik
"Perbaikan ruas jalan alternatif di wilayah timur itu dikebut. Sehingga, perbaikan atau penambalan jalan berlubang diharapkan pekan depan selesai," jelasnya.
Untuk perbaikan ruas jalan jalur lingkar barat Delanggu, panjang sekitar 3,7 kilometer, kini juga sudah dimulai dan diperkirakan selesai dalam 4-5 hari.
Kerusakan jalan lingkar tersebut, akibat sering dilintasi kendaraan angkutan berat. Karena, kendaraan angkutan berat dilarang masuk jalur dalam Kota Delangu.
Tahun ini, anggaran pemeliharaan rutin jalan paket lelang 42 ruas jalan dan pemeliharaan 31 ruas jalan dengan material cadangan total Rp14,4 miliar.
"Perbaikan ruas jalan alternatif mudik selesai sebelum H-5 Lebaran 2024. Sehingga, pemudik nyaman dan aman berkendara di Klaten," ujar Agus Setiyana. (Z-3)
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pemudik kendaraan pribadi.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Mulai dari jalur Sudirman-Tamrin, kemudian dari Jalan Tomang-Harmoni, Jalan Juanda-Veteran. Kemudian Jalan Gurun Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih.
ARUS mudik Lebaran 1446 Hijriah mulai meningkat cukup signifikan di jalur lintas selatan Jawa Barat menuju Jawa Tengah.
Sejak dimulainya Operasi Lilin Lodaya 2024, frekuensi kendaraan yang melintasi jalur Puncak terpantau menurun hingga 50-60%
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved