Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN Suci Ramadan tinggal menghitung hari lagi, umat Muslim tentunya harus segera membayar puasa qadha atau utang puasa.
Puasa qadha Ramadan hukumnya harus dibayar untuk siapa pun yang meninggalkannya saat Bulan Suci tahun lalu.
Biasanya bagi perempuan puasa Ramadan akan bocor karena haid.
Baca juga : Doa Menyambut Ramadan, Baca ini Sesuai Sunnah Rasulullah
Namun, laki-laki pun tak menutup kemungkinan puasa Ramadan bisa tuntas.
Banyak faktor yang membuat puasa Ramadan menjadi bolong, seperti bekerja dengan fisik atau orang sakit.
Untuk puasa qadha ini lebih baik dilakukan sebelum Bulan Suci Ramadan tiba.
Baca juga : Doa Salat Tahajud, Bacalah Agar Menambah Ketakwaan dan Keberkahan dalam Hidup
Bahkan, puasa qadha juga bisa diakukan bersamaan dengan puasa rajab atau Senin Kamis.
Selain itu untuk membayar puasa qadha juga bisa dengan cara fidyah.
Tetapi bagi yang membayarnya dengan fidyah khusus untuk orang yang sakit keras.
Baca juga : Berbagi Berkah Ramadan Bersama Swiss-Belinn Airport, Jakarta
Bagi umat Muslim yang sedang hamil atau sakit keras dan diharuskan minum obat membayar puasa Ramadan bisa dengan cara fidyah.
Bacaan niat puasa qadha Ramadan ini tentunya berbeda dengan puasa wajib.
Bacaannya pun cukup pendek dan mudah dihafalkan.
Baca juga : 14 Ribu Mitra Grab di 39 Kota Isi Ramadan dengan Tausiyah dan Bagikan Takjil
Berikut bacaan niat puasa qadha Ramadan dan artinya:
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta’âlâ.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT." (Z-12)
Memahami niat puasa qadha Ramadan dan ketentuannya sangat penting agar ibadah pengganti ini sah secara syariat. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai puasa qadha.
Qadha puasa Ramadhan dianjurkan segera ditunaikan agar tidak menumpuk kewajiban. Simak hukum, dalil, dan pandangan ulama tentang batas waktu qadha puasa.
Niat puasa qadha Ramadan adalah niat untuk mengganti puasa Ramadan yang pernah ditinggalkan. Puasa qadha bersifat wajib, sehingga niatnya juga harus sesuai ketentuan.
Bagaimana niat kedua puasa qadha Ramadan dan Dzulhijjah dalam satu waktu?
Puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Puasa ini memiliki banyak keutamaan, baik dari segi spiritual
Ada salah satu masalah dalam menggabungkan puasa qadha Ramadan yang berstatus wajib dengan puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Berikut penjelasan para ulama.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
dalam realitasnya, tidak sedikit Muslim yang belum sempat melunasi utang puasa Ramadan dengan puasa qadha Ramadan hingga hilal bulan suci berikutnya kembali tampak.
Memahami niat puasa qadha Ramadan dan ketentuannya sangat penting agar ibadah pengganti ini sah secara syariat. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai puasa qadha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved