Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu sahabat Rasulullah, Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW terbiasa berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum salat. Kalau tidak ada ruthab, beliau makan tamar (kurma kering). Bila tidak ada keduanya, beliau biasanya meminum air seteguk demi seteguk.
Berkaca dari kebiasaan Rasul itulah, kurma seringkali menjadi makanan yang paling dicari untuk berbuka puasa. Kandungan gula alami di dalamnya dianggap bisa membantu menaikkan gula darah tubuh yang turun ketika berpuasa. Tapi bagaimana dengan pasien yang mengidap diabetes?
Dikutip dari Times of India, sekitar 100 gram kurma memiliki sekitar 314 kalori, terutama pada daging buah kurma yang manis dan tinggi kalori. Beberapa jenis kurma seperti jenis Medjool bisa berukuran sekitar dua kali lebih besar dibandingkan jenis lainnya.
Inilah mengapa memerhatikan jumlah yang dikonsumsi ketika memilih jenis Medjool menjadi lebih penting dibandingkan dengan jenis lainnya. Menurut para ahli kesehatan, mengonsumsi 2-3 buah kurma per porsi bisa aman untuk penderita diabetes. Tetapi disarankan untuk mencari panduan medis sebelum menambahkan apapun ke dalam makananmu.
Mengonsumsi kurma dalam jumlah sedang dapat membantu penderita diabetes dalam beberapa cara. Ini karena kurma kaya akan serat, antioksidan, dan mineral seperti zat besi, magnesium serta potasium. Indeks glikemik kurma yang rendah menjadikannya sumber nutrisi yang baik.
Serat dalam kurma membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, yang mencegah lonjakan kadar gula darah. Ketika digabungkan dengan kacang-kacangan dan makanan sehat lainnya, kurma memberikan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Selain itu, antioksidan dalam kurma membantu mengurangi peradangan dan mengurangi risiko obesitas.
Terakhir, fitoestrogen yang ada dalam kurma memiliki efek serupa pada tubuh seperti hormon estrogen, yang membantu berfungsinya organ vital tubuh. Namun, banyak penelitian masih diperlukan untuk menetapkan manfaat fitoestrogen dalam konteks resistensi insulin dan diabetes.
Dengan penjelasan tersebut, kurma dianggap aman dikonsumsi bagi penderita diabetes dan pra-diabetes. Namun, disarankan untuk mengonsumsi kurma secukupnya dan hanya mengonsumsi 1-2 kurma per porsi tergantung pada kondisi kesehatannya. "Kurma memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak meningkatkan gula darah, bila dikonsumsi dalam jumlah sedang," sebut pakar. (Medcom.id/H-2)
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
MENGABISKAN waktu menjelang berbuka puasa atau ngabuburit dapat diisi dengan berbagai kegiatan bermanfaat hingga membuahkan berkah bagi umat Islam yang tengah menunaikan ibadah puasa.
Penderita diabetes tetap dapat berpuasa dengan aman asalkan melakukan persiapan yang tepat.
Blessed Ramadhan di Mercure Jakarta Batavia merupakan program iftar buffet dengan konsep all-you-can-eat yang menyajikan ragam hidangan Nusantara, Timur Tengah, dan internasional.
Waktu yang sering terasa optimal untuk memompa ASI adalah setelah sahur, siang hari, menjelang berbuka, dan malam hari sebelum tidur
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Momen berburu takjil ini pun kembali menjadi perekat sosial, baik dilakukan bersama keluarga, sahabat, maupun saat sedang menikmati waktu sendiri di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved