Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Dalami Dugaan Perintah hingga Motif Penyerangan Aktivis, TNI: Mohon Bersabar

Mohamad Farhan Zhuhri
18/3/2026 19:22
Dalami Dugaan Perintah hingga Motif Penyerangan Aktivis, TNI: Mohon Bersabar
Suasana pembacaan pertanyataan dukungan solidaritas oleh koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan jurnalis terkait penyerangan pelaku terhadap korban aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menggunakan air(Antara)

KOMANDAN Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto memastikan pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya perintah dari atasan maupun motif di balik penyerangan terhadap aktivis. 

Pendalaman dilakukan melalui pengumpulan bukti dan keterangan saksi secara bertahap.

“Yang terkait perintah siapa, itu nanti masih kita dalami ya. Karena perlu pengumpulan saksi, kemudian bukti-bukti yang ada,” ujar Yusri.

Ia menegaskan, proses penyidikan tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga membuka kemungkinan penelusuran lebih jauh apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.

Terkait motif penyerangan, Yusri menyebut pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah ada kaitan dengan aktivitas korban yang kerap mengkritik sektor pertahanan. Menurutnya, aspek tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman.

“Masalah motif, motivasi juga sama. Jadi kami mohon bersabar ya,” katanya.

Lebih lanjut, Yusri menekankan bahwa proses hukum di lingkungan TNI akan berjalan secara profesional dan terbuka. Ia memastikan tidak ada upaya menutup-nutupi dalam penanganan perkara tersebut.

“Untuk masalah transparansi penyidikan, Puspom TNI akan bekerja secara profesional. Nanti akan kami sampaikan tahap-tahapnya, mulai dari penyidikan, pemberkasan, sampai penyerahan berkas ke Oditur Militer,” jelasnya.

Ia menambahkan, publik akan terus mendapat informasi terkait perkembangan kasus, termasuk saat perkara memasuki tahap persidangan.

“Percaya sama kami, kita akan bertindak profesional dan transparan. Pada setiap tahap, kami juga akan tetap mengundang rekan-rekan media,” pungkas Yusri. (Far/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik