Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Penetapan empat oknum anggota TNI sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus menarik perhatian publik ke Jalan Sultan Agung No. 33, Guntur, Jakarta Selatan. Di lokasi inilah berdiri Instalasi Tahanan Militer (Staltahmil) Pomdam Jaya, sebuah fasilitas penahanan yang diklaim sebagai yang tercanggih dan paling aman di Indonesia.
Bukan sekadar penjara dengan jeruji besi tebal, fasilitas ini mengusung konsep Super Maximum Security yang terintegrasi sepenuhnya dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan sistem keamanan digital.
Diresmikan pada tahun 2021, Staltahmil Pomdam Jaya dibangun dengan investasi besar dalam Mata Uang Rupiah. Fasilitas ini dirancang untuk meminimalisir kesalahan manusia (human error) serta potensi penyalahgunaan wewenang di dalam ruang tahanan.
Berikut adalah pilar utama kecanggihan sistem keamanan di Pomdam Jaya Guntur:
Kamera pengawas di setiap sudut sel dan koridor dilengkapi dengan algoritma AI yang mampu mendeteksi gerakan tidak wajar. Jika terjadi indikasi perkelahian, upaya menyakiti diri sendiri, atau perusakan fasilitas, sistem akan mengirimkan peringatan instan ke Command Center.
Akses masuk ke blok tahanan menggunakan verifikasi berlapis. Petugas tidak lagi membawa kunci manual, melainkan menggunakan kartu akses pintar dan pemindaian biometrik untuk memastikan hanya personel berwenang yang bisa masuk ke area tertentu.
Seluruh pintu sel dikendalikan secara elektronik dan terpusat. Hal ini menutup celah terjadinya upaya pelarian melalui penggandaan kunci atau kolusi antara tahanan dan petugas penjaga.
| Fitur Keamanan | Sistem Konvensional | Smart Prison Pomdam Jaya |
|---|---|---|
| Kunci Pintu | Kunci Manual/Gembok | Sistem Elektronik Terpusat |
| Pengawasan | Patroli Fisik Berkala | AI Surveillance 24/7 |
| Kunjungan | Tatap Muka Langsung | Virtual & Face-to-Face Terbatas |
Fasilitas ini memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 83 hingga 100 orang tahanan. Untuk kasus yang menjadi atensi publik seperti penyiraman air keras Andrie Yunus, tersangka biasanya ditempatkan di blok dengan pengawasan ekstra guna menjamin keamanan fisik tersangka sekaligus mencegah adanya intervensi dari pihak luar selama proses penyidikan oleh Puspom TNI.
Beberapa fasilitas pendukung lainnya meliputi:
Instalasi Tahanan Militer Pomdam Jaya Guntur merupakan representasi modernisasi penegakan hukum di lingkungan TNI. Dengan sistem Super Maximum Security berbasis AI, fasilitas ini menjamin bahwa setiap tersangka, termasuk dalam kasus Andrie Yunus, menjalani masa penahanan dengan pengawasan yang ketat, transparan, dan jauh dari praktik kekerasan ilegal.
Kepolisian biasanya meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi tambahan.
Serangan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menuai kecaman keras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved