Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Garuda Astacita Nusantara (GAN) mengutuk keras peristiwa penyerangan terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus yang terjadi pada Kamis (12/3), di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Ketua Umum DPP GAN Muhammad Burhanuddin, dalam keterangan tertulis menegaskan tindakan kekerasan terhadap aktivis dan warga yang menyuarakan pendapat tidak dapat dibenarkan dalam negara demokrasi yang menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.
Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan yang brutal dan tidak beradab, sehingga harus dikutuk oleh seluruh elemen masyarakat. Ia menilai peristiwa seperti ini tidak boleh dibiarkan terjadi karena berpotensi merusak iklim demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.
“Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pandangan dan kritik secara sah. Kekerasan terhadap mereka yang menyuarakan aspirasi publik merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi,” ujar Burhanuddin.
Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa semacam ini dapat menjadi preseden buruk bagi kehidupan demokrasi di Indonesia apabila tidak ditangani secara serius. Upaya membungkam suara kritis, menurutnya, bertentangan dengan semangat kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung keterbukaan, dialog, dan keseimbangan dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Lebih lanjut, GAN mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berkeadilan dalam mengusut kasus tersebut.
Tidak hanya menemukan pelaku di lapangan, tetapi juga mengungkap kemungkinan adanya aktor intelektual di balik peristiwa tersebut agar seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Penegakan hukum yang objektif dan profesional sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan,” tegasnya.
Di sisi lain, GAN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar. Burhanuddin menilai untuk menjaga suasana kondusif dan stabilitas sosial merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai.
Ia berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel sehingga peristiwa ini tidak menimbulkan ketegangan berkepanjangan di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut merupakan sikap resmi Dewan Pimpinan Pusat Garuda Astacita Nusantara (DPP GAN) atas insiden penyerangan terhadap aktivis Kontras yang menjadi perhatian publik.
Melalui pernyataan ini, GAN menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya ruang demokrasi yang sehat, menghormati kebebasan berpendapat, serta mendukung penegakan hukum yang adil bagi semua pihak. (E-4)
Imparsial menilai penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis atau Kabais tanpa disertai penjelasan resmi yang transparan.
Pemberhentian Kabais TNI Yudi Abrimantyo dinilai belum cukup menjawab tuntutan keadilan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Langkah Letjen Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kabais TNI pascakasus penyiraman air keras dinilai sebagai contoh nyata akuntabilitas institusi bagi publik
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak pengusutan kasus penyiraman air keras aktivis Kontras melalui Timwas Intelijen terkait dugaan keterlibatan oknum BAIS TNI
Jabatan Kabais TNI diserahkan usai kasus penyiraman air keras yang melibatkan anggota Bais. Empat prajurit jadi terduga, proses investigasi masih berlangsung.
TNI menegaskan komitmen penegakan hukum terkait kasus penyiraman air keras Andrie Yunus. Pelaku terancam sanksi tegas hingga pemecatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved