Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Prabowo Targetkan Pembangunan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif IKN Rampung 2028

M Ilham Ramadhan Avisena
13/1/2026 20:17
Prabowo Targetkan Pembangunan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif IKN Rampung 2028
Warga berjalan dan berfoto di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu .(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan percepatan pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kunjungan kerjanya pada Selasa (13/1), Presiden menekankan agar fasilitas lembaga tinggi negara, khususnya untuk sektor legislatif dan yudikatif, dapat segera diselesaikan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini. Percepatan ini diharapkan membuat ekosistem pemerintahan pusat menjadi lengkap dan fungsional dalam waktu dekat.

"Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028," ujar Prasetyo sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Koreksi Desain dan Fungsi
Dalam rapat bersama Otorita IKN (OIKN) dan kementerian terkait, Presiden Prabowo memberikan sejumlah catatan strategis. Prasetyo mengungkapkan terdapat dua hal utama yang menjadi fokus perhatian Kepala Negara, yakni perbaikan kualitas dan percepatan durasi pengerjaan.

“Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki," katanya.

Wujudkan Tiga Fungsi Pemerintahan
Mensesneg menegaskan bahwa langkah percepatan ini bertujuan agar IKN dapat menjalankan mandatnya sebagai pusat pemerintahan yang utuh. Kehadiran fasilitas eksekutif, legislatif, dan yudikatif merupakan syarat mutlak bagi keberlangsungan ibu kota baru tersebut.

“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai," pungkas Prasetyo.

Langkah ini mempertegas kesinambungan pembangunan IKN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, dengan fokus pada efisiensi anggaran dan ketepatan fungsi bangunan sebagai pusat peradaban baru Indonesia. (Mir/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya