Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Cegah Bencana Ekologis, PDIP Desak Pemerintah Hentikan Deforestasi

Media Indonesia
13/1/2026 14:00
Cegah Bencana Ekologis, PDIP Desak Pemerintah Hentikan Deforestasi
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan orasi politiknya saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan HUT PDI Perjuangan ke-53 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).(Antara)

PDI Perjuangan (PDIP) memberikan perhatian serius terhadap ancaman bencana ekologis yang melanda berbagai wilayah Indonesia, khususnya bencana Sumatra. Dalam rekomendasi eksternal Rakernas I 2026, partai berlambang banteng ini mendesak pemerintah untuk segera melakukan tindakan preventif yang menyeluruh.

Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaluddin Idham, menyatakan bahwa pencegahan bencana ekologis harus dimulai dari penghentian pembukaan lahan hutan yang tidak terkendali. PDIP menilai bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi belakangan ini merupakan dampak langsung dari rusaknya ekosistem hulu.

"Rakernas I Partai mendesak pemerintah untuk secara sungguh-sungguh mencegah terjadinya bencana ekologis dengan menghentikan deforestasi, pembalakan liar, dan perusakan lingkungan di wilayah hulu serta daerah aliran sungai," ujar Jamaluddin saat membacakan rekomendasi di Jakarta, Senin (12/1).

Penegakan Hukum Lingkungan

Selain penghentian deforestasi, PDIP meminta pemerintah untuk menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan tanpa pandang bulu. Hal ini termasuk aktivitas pertambangan ilegal dan alih fungsi lahan yang melanggar tata ruang.

PDI Perjuangan juga mendorong penguatan gerakan "Merawat Pertiwi" secara nasional. Gerakan ini menginstruksikan seluruh kader partai untuk terlibat aktif dalam penghijauan dan pembersihan aliran sungai sebagai bagian dari mitigasi bencana berbasis komunitas.

"Pemerintah harus memastikan kebijakan pembangunan tetap menjaga keseimbangan ekosistem demi keberlanjutan masa depan bangsa dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya