Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama lintas kementerian sebagai kunci keberhasilan program-program strategis nasional pada 2026. Penekanan ini disampaikan dalam Taklimat Awal Tahun di Hambalang sebagai bagian dari evaluasi dan penajaman arah kerja pemerintahan ke depan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, presiden menilai tantangan pembangunan nasional semakin kompleks sehingga tidak bisa ditangani secara sektoral. Seluruh kementerian dan lembaga diminta bekerja dalam satu irama dengan orientasi utama pada kepentingan rakyat.
"Bapak Presiden menekankan pentingnya penguatan kerja sama lintas kementerian untuk mencapai program-program besar di tahun 2026," ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers seusai Taklimat Awal Tahun di Hambalang, Selasa (6/1).
Menurut Prasetyo, presiden secara tegas meminta agar seluruh jajaran meninggalkan kepentingan pribadi maupun ego sektoral yang berpotensi menghambat pelaksanaan program. Orientasi kerja pemerintahan harus sepenuhnya diarahkan pada kepentingan bangsa dan negara.
"Orientasi kerja harus sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan negara serta masyarakat, dengan meninggalkan kepentingan pribadi dan ego sektoral," kata Prasetyo.
Dalam pelaksanaan program, Prabowo juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul tidak dibiarkan berlarut-larut. Seluruh pihak diminta segera duduk bersama untuk mencari solusi agar target nasional tetap tercapai.
Selain menyoroti aspek kolaborasi, imbuh Prasetyo, presiden Prabowo menekankan perubahan pola kerja birokrasi agar lebih adaptif dan progresif. Kecepatan dan kecerdasan dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika global dan tuntutan masyarakat.
"Presiden menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan-terobosan demi percepatan pencapaian program nasional," tuturnya. (Mir)
PRESIDEN Prabowo Subianto  menggelar rapat terbatas atau Ratas di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (11/1) untuk mematangkan industri tekstil dan produksi chip sektor otomotif.
Politisi asal Dapil Papua Selatan tersebut juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah yang telah berjalan selama satu tahun terakhir.
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menilai arah kebijakan ekonomi yang dievaluasi dalam retret kabinet di Hambalang
PENGAMAT komunikasi politik menilai retret Kabinet di Hambalang menjadi upaya Presiden Prabowo Subianto untuk kembali menyatukan visi Kabinet Merah Putih.
PENGAMAT politik Ray Rangkuti menilai retret Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki urgensi yang kuat dalam memperbaiki kinerja pemerintahan.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan anggaran Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra berada di luar BNPB dan masih bersifat dinamis.
Istana merespons adanya dugaan teror terhadap sejumlah kreator konten yang kerap mengkritik program pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
Indonesia berhasil memenangkan bidding lahan di Mekkah untuk Kampung Haji. Pemerintah akan membangun hotel dan kawasan khusus jemaah haji Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved