Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran Polri untuk merespons cepat setiap aduan masyarakat. Arahan tersebut disampaikan dalam Rilis Akhir Tahun (RAT) 2025 di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12).
Menurut Kapolri, langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya anggapan di tengah masyarakat bahwa laporan hanya akan diproses jika sudah viral di media sosial atau dikenal dengan istilah no viral no justice.
"Bagaimana polisi bisa respons cepat terhadap segala macam bentuk pengaduan, jangan sampai selalu ada muncul istilah no viral no justice, walaupun di sisi kami mau viral ataupun tidak viral, ya kita harus respons," kata Kapolri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
Kapolri mengakui adanya fenomena no viral no justice saat ini. Anggota diminta tidak boleh bawa perasaan (baper). Namun, bagaimana ke depan apa yang menjadi harapan dan keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti.
"Artinya bahwa semakin hari, kita harus semakin peka semakin responsif, dan melakukan perbaikan dan pembenahan. Termasuk tadi ada pesan jangan sampai yang sudah baik, kita rusak lagi. Ada ETLE, namun masih ada yang ngumpet-ngumpet," pungkas Kapolri. (P-4)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
Lembaga think tank Rumah Politik Indonesia (RPI) mengungkapkan optimismenya terhadap transformasi besar yang akan dialami Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rilis akhir tahun 2025 mengajak mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved