Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran Polri untuk merespons cepat setiap aduan masyarakat. Arahan tersebut disampaikan dalam Rilis Akhir Tahun (RAT) 2025 di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12).
Menurut Kapolri, langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya anggapan di tengah masyarakat bahwa laporan hanya akan diproses jika sudah viral di media sosial atau dikenal dengan istilah no viral no justice.
"Bagaimana polisi bisa respons cepat terhadap segala macam bentuk pengaduan, jangan sampai selalu ada muncul istilah no viral no justice, walaupun di sisi kami mau viral ataupun tidak viral, ya kita harus respons," kata Kapolri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
Kapolri mengakui adanya fenomena no viral no justice saat ini. Anggota diminta tidak boleh bawa perasaan (baper). Namun, bagaimana ke depan apa yang menjadi harapan dan keluhan masyarakat dapat ditindaklanjuti.
"Artinya bahwa semakin hari, kita harus semakin peka semakin responsif, dan melakukan perbaikan dan pembenahan. Termasuk tadi ada pesan jangan sampai yang sudah baik, kita rusak lagi. Ada ETLE, namun masih ada yang ngumpet-ngumpet," pungkas Kapolri. (P-4)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus, atas perintah Presiden Prabowo.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus
Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/2/KEP/2026 tertanggal 27 Februari 2026.
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rilis akhir tahun 2025 mengajak mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved