Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS senior PDI Perjuangan sekaligus mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan keputusannya untuk mundur dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Keputusan tersebut telah disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Rudy menyatakan tetap pada pendiriannya untuk menjadi kader biasa, meskipun muncul sinyal dari DPP bahwa pengunduran diri tersebut bisa saja ditolak oleh Ketua Umum. Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, menyebut nasib surat tersebut sepenuhnya berada di tangan Megawati.
"Saya mundur dan legowo serta tulus ikhlas untuk menjadi anggota partai biasa saja. Putusan ini tidak paksaan, namun karena saya memang merasa tidak mampu dan supaya persatuan dan kesatuan partai juga tidak terpengaruh, organisasi tetap solid," tegas Rudy saat ditemui di kediamannya di Pucangsawit, Solo, Sabtu (20/12).
Selain menanggalkan jabatan Plt, sosok yang telah menjadi kader partai sejak 1977 ini juga menyatakan mundur dari bursa calon Ketua DPD PDIP Jawa Tengah definitif dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang. Rudy mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada Megawati dan berkomitmen untuk tetap loyal di luar struktur kepemimpinan.
"Saya legowo dan ikhlas tidak menjabat sebagai Plt Ketua DPD Jateng. Nggak ada DPD definitif. Saya mundur dari Plt dan calon ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Terpenting menjaga persatuan pusat demi persatuan kesatuan partai itu sendiri, dan demi solidnya organisasi PDI Perjuangan," lanjutnya.
Respons Sindiran Media Sosial
Rudy menepis adanya isu gejolak di tingkat fungsionaris DPC terkait keputusannya tersebut. Namun, ia tidak menampik adanya narasi miring di media sosial yang menyindir latar belakang pendidikannya sebagai pertimbangan kelayakan memimpin wilayah sebesar Jawa Tengah.
"Nggak ada (gejolak). Orang lulusan TK, di medsos kan begitu, lulusan TK memimpin PDI Perjuangan di Jawa Tengah apa mampu ya? Saya jawab tidak mampu, sudah," tuturnya merespons sindiran tersebut.
Surat pengunduran diri per tanggal 17 Desember 2025 itu telah ditembuskan kepada 35 DPC PDIP se-Jawa Tengah. Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo, Teguh Prakosa, mengonfirmasi telah menerima pemberitahuan tersebut.
Di sisi lain, DPP PDIP hingga kini belum memberikan keputusan resmi terkait siapa yang akan mengisi kekosongan nakhoda partai di Jawa Tengah, mengingat pelaksanaan Musda juga masih ditunda oleh pusat. Komarudin Watubun sebelumnya menekankan bahwa penugasan partai sepenuhnya merupakan hak prerogatif Ketua Umum. (WJ/P-2)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Akibat kejadian itu, para korban langsung dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved