Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH meningkatkan operasi darurat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyusul banjir dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan luas serta menyulitkan akses warga.
Melalui unggahan di akun Instagram @presidenrepublikindonesia, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa dan menegaskan proses penanganan harus dilakukan tanpa menunda waktu.
Presiden menuturkan duka mendalam kepada seluruh korban bencana. "Presiden menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudari sebangsa dan se-Tanah Air di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," demikian takarir dalam video yang diunggah 19 jam lalu itu.
Sejak hari pertama kejadian, Prabowo langsung memerintahkan jajaran pemerintah untuk bergerak cepat memastikan evakuasi, penanganan darurat, hingga distribusi bantuan.
Dalam unggahan tersebut ditegaskan upaya di lapangan berlangsung di tengah medan yang berat. "Di tengah tantangan cuaca dan medan yang sulit, pemerintah terus bergotong royong memastikan bantuan dan pertolongan bagi korban," petikan takarir tersebut.
Untuk mempercepat distribusi bantuan, pemerintah mengerahkan kekuatan udara skala besar. Tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400 diterbangkan langsung menuju titik-titik terdampak, dilengkapi dengan armada darat, laut, dan udara lainnya. Langkah itu ditujukan agar bantuan logistik dapat menjangkau wilayah yang terisolasi.
Bantuan yang dikirim mencakup perahu karet untuk evakuasi, tenda pengungsian, genset sebagai sumber listrik darurat, serta peralatan komunikasi. Selain itu, tenda dapur umum dan SPPG juga diaktifkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh elemen bergerak simultan memulihkan daerah terdampak dan membangun kembali kehidupan warga.
Presiden turut mengajak masyarakat menjaga solidaritas. "Mari kita senantiasa bersatu dan bergotong royong, mendoakan serta membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana," seru takarir tersebut. (Mir/P-3)
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved