Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

PSI Ajak Pemilih Pemula Melek Politik

Irvan Sihombing
19/11/2025 11:27
PSI Ajak Pemilih Pemula Melek Politik
PSI Ajak Pemilih Pemula Melek Politik(Dok. Istimewa)

KEKUATAN terbesar pada Pemilu 2024 berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum sekitar 55% pemilih nasional berasal dari gen Z dan milenial. Di Kota Bekasi, jumlah pemilih muda diperkirakan mencapai 1,8 juta jiwa. Angka ini menjadikan Bekasi sebagai salah satu daerah dengan konsentrasi pemuda tertinggi di Jawa Barat.

Dalam keterangan yang diterima, Rabu (19/11/2025) Direktur Pemuda dan Mahasiswa DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yuli Zuardi Rais mengatakan, generasi muda kini menjadi penentu arah bangsa.

"Pemuda bukan lagi pelengkap. Kalian adalah penentu. Ke arah mana Bekasi dan Indonesia bergerak, itu akan diputuskan oleh suara kalian,” kata Yuli dalam kegiatan bertajuk "Membangun Generasi Demokratis melalui Pendidikan Demokrasi untuk Masa Depan Bangsa" yang digelar oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Bekasi, di Aula K.H. Ahmad Dahlan, Perguruan Muhammadiyah Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).

Yuli juga mengingatkan pemilih pemula agar lebih berhati-hati di tengah maraknya informasi politik yang tidak terverifikasi. Ia menyebut hoaks, manipulasi konten, dan echo chamber media sosial sebagai tantangan serius bagi pemilih muda.

Ia menambahkan, meski pemuda menjadi kelompok terbesar dalam pemilu, keterlibatan mereka di ruang-ruang pengambilan keputusan masih minim.

“Hari ini tantangan pemuda bukan sekadar memilih, tapi memilih dengan sadar. Jangan cuma ikut arus. Pastikan informasi yang kalian terima benar,” imbuhnya.

Dalam sesi materi, Yuli menyinggung Pemilu 2029 sebagai momentum penting bagi generasi muda. Menurutnya, jumlah pemilih muda akan terus meningkat seiring masuknya lulusan SMA dan mahasiswa baru ke daftar pemilih tetap.

“Di 2029, dominasi pemilih muda akan lebih besar lagi. Bekasi harus jadi contoh bagaimana pemuda bisa memilih dengan rasional, tanpa politik uang dan tanpa tekanan,” imbuhnya.

Menutup kegiatan, Yuli mengajak pemilih pemula untuk tidak hanya hadir di hari pemungutan suara, tetapi juga turut aktif terlibat dalam proses demokrasi sehari-hari.

"Gunakan hak pilihmu dengan benar. Jadilah pemilih yang cerdas, bukan pemilih yang mudah dipengaruhi. Masa depan Bekasi ada di tangan kalian,” pungkasnya. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik