Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, mendesak pemerintah segera turun tangan mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang mengancam ribuan pekerja di industri rokok.
"Artinya pemerintah harus membereskan persoalan ini, sehingga tidak terjadi PHK di pabrik-pabrik rokok yang kondisinya sedang tidak stabil. Saya kira ini harus menjadi perhatian serius pemerintah," ujar Irma di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (8/9/2025).
Pernyataan Irma menanggapi kabar PHK massal di perusahaan rokok Gudang Garam. Informasi tersebut viral di media sosial, disertai video yang memperlihatkan ratusan karyawan berkumpul dalam acara perpisahan menjelang pemutusan kerja.
Irma menilai persoalan industri rokok tidak hanya dipicu harga rokok yang terus melambung, tetapi juga maraknya peredaran rokok ilegal.
"Banyak industri rokok ilegal, terutama produk rumahan, tidak menyetor cukai ke negara. Sementara harga rokok resmi yang bercukai tinggi menimbulkan masalah baru di masyarakat," tegasnya.
Menurut Irma, Komisi IX DPR berkomitmen mengawasi langkah pemerintah agar mampu meminimalisasi potensi PHK sekaligus memulihkan ekosistem industri rokok nasional.
"Kami di DPR akan mengawasi ketat. Jangan sampai DPR dianggap tidak bekerja. DPR mengkritisi, melakukan investigasi, lalu merekomendasikan solusi konkret kepada pemerintah. Tujuannya jelas: mencegah gelombang pengangguran berjemaah," pungkas Irma.(Yudis/Nasdem/Z-10)
Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan program MBG menjangkau 55,1 juta siswa dengan klaim sukses 99,99%. Namun, Komisi IX DPR menyoroti temuan serius terkait menu berpengawet dan susu impor.
Awal minggu ini, kasus keracunan MBG yang terjadi di Jawa Barat, telah menyebabkan korban hingga 842 siswa.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, prihatin terhadap kasus balita asal Sukabumi, Jawa Barat, yang meninggal dunia dalam kondisi tubuhnya dipenuhi cacing.
KETUA Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai NasDem Komisi XI DPR RI, Irma Suryani, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) responsif dalam mengatasi masalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani kecewa terhadap PT Sritex belum bayar THR eks karyawannya dan berencana melunasinya dari hasil penjualan aset perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved