Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyampaikan bahwa sebanyak 32 barang milik anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni yang sebelumnya dijarah massa telah dikembalikan oleh warga.
“Sebanyak 32 item barang Ahmad Sahroni yang sempat dijarah kini sudah diserahkan kembali,” ujar Onkoseno di Jakarta, Sabtu (6/9).
Barang-barang tersebut diserahkan secara sukarela ke Polres Metro Jakarta Utara, lalu difasilitasi penyerahannya kepada pihak keluarga yang diwakili oleh Achmad Winarso. Salah satu barang penting yang ikut dikembalikan adalah satu bundel sertifikat tanah.
Onkoseno menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari komunikasi baik antara polisi, masyarakat, dan keluarga Sahroni. “Kami mengapresiasi sikap kooperatif warga. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus membangun sinergi positif,” jelasnya.
Di sisi lain, Achmad Winarso yang mewakili keluarga Sahroni menyatakan pihak keluarga menghormati itikad baik warga. “Keluarga tidak akan menempuh jalur hukum terhadap warga yang dengan sadar mengembalikan barang, baik melalui kepolisian maupun langsung kepada keluarga,” tegasnya. (Ant/E-3)
JK menegaskan bahwa aksi penjarahan tetap tidak dapat dibenarkan. Namun ia memahami kondisi di lapangan yang sangat darurat, di mana banyak warga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.
KOTA Sibolga, Sumatra Utara, tengah menghadapi krisis logistik menyusul bencana yang melanda wilayah tersebut.
WARGA Jakarta Utara menyatakan menolak segala bentuk tindakan anarkis menyusul peristiwa penjarahan yang menimpa eks Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan sejumlah Anggota DPR RI.
Eko Patrio dan keluarga tinggal di rumah kontrakan di pinggiran Jakarta setelah rumahnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dijarah dan dirusak akhr Agustus lalu.
Eko Patrio muncul ke publik untuk pertama kalinya setelah rumahnya dijarah pada akhir Agustus lalu. Didampingi kuasa hukum, ia mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (12/9) malam.
ASTRID, istri Uya Kuya akhirnya angkat bicara terkait penjarahan rumah mereka. Dalam momen tersebut, Uya Kuya terlihat mendampingi istrinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved