Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai pernyataan Presiden Prabowo yang menyatakan bakal membuka pintu sebagai ruang dialog bagi masyarakat di DPR dan pemerintahan hanya gimmick semata. Pasalnya mendengar aspirasi dan kritik dari masyarakat sejatinya tugas yang melekat bagi pemerintah maupun DPR.
Dia mengatakan, jika pemerintah memang serius ingin mendengar berbagai kritik dan aspirasi masyarakat, maka harus dibuat mekanisme yang jelas dan terbuka.
"Harus ada mekanismenya, tidak bisa sembarangan. Karena pejabat itu juga kan ada tugas lain sehingga waktu terbatas. Kalau hanya mengatakan sekadar menerima, kapan pun dari dulu juga bisa," ujarnya saat dihubungi, Senin (1/9).
Agus juga mendorong perlu ada tata kelola agar penyerapan aspirasi masyarakat dapat optimal. Tujuannya, agar itu tak sekadar menjadi sarana simbolik guna meredakan keresahan masyarakat.
Karenanya, ketimbang dipusingkan dengan persoalan yang penuh dengan gimmick, imbuh Agus, para elite politik dan pejabat pemerintah didorong untuk memperbaiki kualitas kerja.
"Yang penting itu bagaimana mereka bisa memperbaiki kinerja. Jangan terlalu senang pamer, jangan merendahkan, itu kan juga sudah sering disampaikan sejak dulu," pungkasnya. (Mir/P-1)
keluarga korban saat unjuk rasa di Makassar Rusdamdiansyah alias Dandi, menyuarakan penolakan keras terhadap opsi restorative justice bagi pelaku di depan Yusril Ihza Mahendra
Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyampaikan sebanyak 583 orang dari seluruh Indonesia tersebut sedang diasesmen oleh para penyidik.
Dia menjelaskan hal itu dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan peristiwa terbakarnya halte tersebut imbas unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu.
Mensos Saifullah Yusuf mengungkapkan data sementara korban nasional dari insiden kerusuhan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, Jumat (5/9). Pihak melakukan assesment korban
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf mengunjungi rumah orangtua almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban meninggal dalam insiden unjuk rasa
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyampaikan apresiasi kepada presiden lantaran atensi yang diberikan kepada anggota Polri.
Dia mengaku tidak ada niatan untuk menghilangkan nyawa Affan Kurniawan.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyampaikan apresiasi kepada presiden lantaran atensi yang diberikan kepada anggota Polri.
Tandyo juga membantah dengan tegas terkait adanya upaya "cipta kondisi" yang dilakukan TNI dengan membiarkan aksi demonstrasi berubah jadi anarkis.
Trubus turut menyoroti pernyataan presiden soal demonstrasi yang mengarah pada makar dan terorisme. Hal itu, menurutnya tidak relevan.
Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah mengimbau agar pemerintah segera menciptakan kebijakan ekonomi pro-rakyat yang menyejahterakan dan mengurangi beban hidup masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved