Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
FOUNDER Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Raihan Ariatama mengapresiasi langkah tegas dan cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut kasus seorang pengemudi ojok online (ojol) Affan Kurniawan, 21, yang meninggal dunia tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob.
“Kapolri telah menunjukkan keseriusannya untuk mengusut tuntas kasus ini secara hukum sehingga dapat menghadirkan keadilan bagi korban. Bahkan, Kapolri berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi di internal kepolisian agar peristiwa seperti ini tidak terulang di masa mendatang,” ujar Raihan, melalui keterangannya, Sabtu (30/8).
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) itu mengatakan langkah dan gerak cepat Listyo tersebut merupakan wujud nyata komitmen, keseriusan dan tanggung jawab.
Bahkan, Kapolri menyampaikan permintaan maaf langsung dengan mendatangi keluarga korban di RSCM Polri. "Langkah empatik Kapolri ini sangat tepat terutama untuk mencegah kemarahan publik makin membesar,” kata Raihan.
Raihan kemudian menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. “Duka cita yang mendalam untuk keluarga korban dan keluarga besar pengemudi ojol di mana pun berada,” terangnya.
Lebih lanjut, Raihan mendorong agar Polri menerapkan pendekatan humanis dalam menangani aksi massa agar tak ada lagi kejadian serupa yang memakan korban jiwa.
“Dengan pendekatan yang humanis, peristiwa seperti ini tidak terulang kembali. Ini harus menjadi komitmen bersama sebagai sesama anak bangsa agar tidak ada lagi korban,” pungkasnya. (Faj/P-2)
Suasana jalan dipenuhi kepulan gas air mata, sementara aparat masih melakukan penjagaan ketat untuk mengendalikan massa yang belum sepenuhnya bubar.
Transparansi dalam penanganan perkara ini akan menjadi bukti komitmen Polri menegakkan aturan tanpa pandang bulu.
Rantis milik Polri yang digunakan dalam insiden yang menyebabkan Affan tewas diduga diimpor dari Korea Selatan.
Aksi yang diikuti oleh mahasiswa serta berbagai elemen masyarakat tersebut digelar untuk menuntut keadilan atas kematian pengemudi ojek daring Affan Kurniawan.
Pernyataan Prabowo sudah mengungkapkan rasa simpati dan pertanggungjawaban negara terhadap nasib keluarga almarhum.
Kapolri menegaskan jika demonstrasi melenceng dari aturan, maka aparat berwenang mengambil langkah tegas.
Kapolri menjelaskan, pihaknya melihat aksi unjukrasa yang terjadi beberapa waktu ini, di beberapa wilayah cenderung tidak sesuai dengan aturan.
Kapolri, Panglima TNI dan menteri-menteri terkait diminta untuk melakukan evaluasi dari peristiwa tersebut.
Listyo dianggap gagal mengubah watak represif Polri selama memimpin institusi tersebut.
Koalisi Masyarakat Sipil dan massa aksi yang menggelar demonstrasi di beberapa daerah, mengeluarkan 12 sikap atas tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved