Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melayat ke rumah duka mendiang Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto yang disemayamkan di rumah duka, Kompleks TNI AU Triloka, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu malam (3/8).
Kehadiran Panglima TNI merupakan wujud penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa secara langsung atas wafatnya Fajar Adriyanto. Kehilangan salah satu perwira terbaik TNI Angkatan Udara menjadi duka mendalam bagi keluarga besar TNI.
Di hadapan awak media, Panglima TNI mengenang Marsma Fajar sebagai sosok hangat dan bersahaja. Keduanya pernah menjalani pendidikan bersama di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) pada 2014.
“Kami sekolah bareng waktu Sesko TNI tahun 2014. Mudah-mudahan amal baik beliau diterima oleh Allah SWT dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Agus.
Ia juga menyampaikan bahwa almarhum adalah sosok yang ramah dan selalu tersenyum, bahkan dalam situasi sulit.
“Beliau itu senyum terus, selalu senyum, bahkan saat menghadapi masalah. Mudah-mudahan ini yang terbaik untuk beliau,” kenang Panglima sembari tersenyum.
Marsma TNI Fajar Adriyanto wafat pada Minggu pagi 3 Agustus 2025 akibat insiden kecelakaan pesawat latih di kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat. (E-3)
TNI berduka atas kecelakaan pesawat latih sipil Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan register PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
Almarhum merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung
TIM DVI Biddokes Polda Sulsel berhasil mengungkapkan identitas jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yakni Esther Aprilita Sianipar, peramugari maskapai.
Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel mengidentifikasi korban kedua kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung sebagai Deden Maulana, pegawai KKP.
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved