Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN buronan Harun Masiku disebut telah terdeteksi oleh penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Arif Budi Raharjo. Pernyataan soal keberadaan Harun Masiku diungkap saat persidangan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (16/5),
“Setiap informasi ataupun keterangan yang disampaikan oleh para saksi yang hadir dalam persidangan tersebut selanjutnya akan dilakukan analisis dan telaah oleh KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (16/5).
Budi menjelaskan bahwa Arif hadir di persidangan sebagai saksi fakta dalam kasus dugaan suap terkait proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan yang menjerat Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Keterangan Arif dinilai penting karena ia terlibat langsung dalam penyelidikan kasus tersebut.
“Pertama perlu kami jelaskan kehadiran penyelidik sebagai saksi dalam persidangan tersebut, tentu merupakan saksi fakta karena yang mengetahui seluruh rangkaian dari perintangan penyidikan,” ucap Budi.
Menurut Budi, pernyataan Arif menjadi bagian penting dalam mengungkap upaya penghalangan penyidikan dalam kasus Harun Masiku. Saat ini, jaksa KPK masih fokus pada pembuktian perkara terhadap terdakwa Hasto Kristiyanto.
“Tentunya pada saat ini KPK masih fokus dalam proses pembuktian perkara dengan terdakwa saudara HK (Hasto Kristiyanto),” ujar Budi.
Arif Budi Raharjo yang dhihadirkan sebagai saksi sidang dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa dirinya mengetahui keberadaan Harun Masiku, namun enggan membeberkan secara rinci.
“Kami ketahui (titik keberadaan Harun), tapi, kami tidak bisa sampaikan di sini,” kata Arif di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 16 Mei 2025.
Arif mengaku sebagai salah satu anggota tim pencari Harun Masiku. Meski lokasi Harun telah diketahui, upaya pencarian masih terus dilakukan melalui berbagai jalur.
“Kami masih dalam upaya (pencarian) melalui beberapa pihak,” ujar Arif. (P-4)
Setyo memastikan Donny akan ditahan untuk dibawa ke persidangan. Upaya paksa itu cuma menunggu urutan dan waktu penanganan perkara.
Alasan Hasto Kristiyanto kembali menjabat sebagai Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) karena tegak lurus dan berdedikasi tinggi kepada Megawati Sukarnoputri selaku ketua umum partai.
KPK kembali mengeklaim memperoleh informasi terbaru soal keberadaan Harun Masiku.
KPK memastikan bahwa paspor milik buronan Harun Masiku telah dicabut. Langkah ini diambil untuk mencegah mantan calon anggota legislatif dari PDIP itu melarikan diri ke luar negeri.
Budi juga meminta masyarakat memberikan informasi kepada KPK jika mengetahui keberadaan Harun. Semua informasi dipastikan ditindaklanjuti.
Konsistensi Kepala Negara dalam penanganan kasus korupsi dinilai tidak sejalan dengan langkah KPK yang berupaya menindak tanpa pandang bulu.
Sekretaris Jenderal Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (Senapati Nusantara), Hasto Kristiyanto, membuka secara resmi Rapat Kerja Agung (RKA) Senapati Nusantara
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Konsolidasi nasional BMI ini untuk menyatukan pola gerak organisasi BMI dalam menjalankan hasil rekomendasi Kongres VI PDI Perjuangan.
Hasto Kristiyanto menuntaskan 10K Borobudur Marathon 2025 dengan waktu 81 menit, memperbaiki rekor pribadinya tujuh menit. Ia menilai capaian ini sebagai simbol ketekunan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengapresiasi Borobudur Marathon 2025 yang berstatus Elite Label.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan apresiasi atas pencapaian baru Borobudur Marathon, yang menurutnya bukan hanya menjadi kebanggaan nasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved