Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENUGASAN prajurit TNI untuk mengamankan kantor kejaksaan merupakan satu dari delapan kerja sama antara TNI dan Kejaksaan RI. Kerja sama lainnya yakni pertukaran informasi untuk kepentingan penegakan hukum.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar mengatakan, klausul pertukaran informasi antara kejaksaan dengan lembaga lain adalah hal biasa dalam semua nota kesepahaman yang dijalin. Kendati demikian, ia menegaskan tidak semua informasi milik kejaksaan dapat dipertukarkan ke institusi TNI.
"Hampir di semua MoU (Memorandum of Understanding/nota kesepahaman) ada klausula pertukaran informasi. Tentu sifatnya informasi yang bisa diperukarkan," jelas Harli lewat keterangan tertulis, Selasa (13/5).
Sebagai informasi, Kejaksaan Agung memiliki satuan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) yang mengorkestrasi penyidikan perkara koneksitas. Kasus tersebut merupakan tindak pidana yang melibatkan unsur militer dan sipil.
Menurut Harli, kehadiran Jampidmil juga menjadi dasar Korps Adhyaksa menjalin kerja sama dengan TNI yang salah satunya berupa pengamanan kantor Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri. Pengamanan yang dilakukan TNI terhadap Kejaksaan Agung sudah lebih dulu dilakukan seiring berdirinya Jampidmil sejak 2021.
Atas lahirnya Jampidmil pula, Harli mengatakan kerja sama pengamanan kantor kejaksaan dengan TNI dan bukan aparat penegak hukum seperti Polri.
"Kan ada Jampidmil. Tentu koordinasinya ke sana sebagai jabaran MoU," terang Harli.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan, dukungan pihaknya terhadap institusi kejaksaan dilaksanakan atas dasar permintaan resmi dan kebutuhan yang terukur dan mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku. TNI, sambungnya, menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, netralitas, dan sinergitas antarlembaga.
Di sisi lain, kerja sama antara kejaksaan dan TNI disebut Kristomei sebagai pengejawantahan dari tugas pokok TNI yang diamanatkan undang-undang, yakni melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terahdap keutuhan bangsa dan negara.
Saat ditanya soal ancaman dan gangguan dimaksud, Harli mengatakan pengamanan kantor kejaksaan oleh prajurit TNI justru dilakukan sebagai bentuk antisipasi.
"Membaca makna kalimat itu bukan berarti harus ada ancaman atau gangguan dulu, baru ada bantuan pengamanan," katanya. (H-4)
Supremasi hukum harus ditegakkan tanpa harus berkompromi dengan sensitivitas institusional maupun latar belakang korban.
RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Margarito menekankan bahwa dalam negara hukum demokratis, aspek utama yang harus dijunjung adalah profesionalisme aparat penegak hukum.
pengamanan oleh personel TNI dimungkinkan karena dianggap sebagai objek vital nasional. Namun, Keppres No.63/2004 yang diteken Megawati Soekarnoputri menyebut pengamanan dilakukan Polri
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menilai pengamanan kantor kejaksaan oleh TNI tidak akan mengganggu independensi ataupun hubungan antarlembaga penegak hukum seperti Polri dan Kejaksaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved