Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, berpandangan sudah saatnya Kementerian Pertahanan (Kemenhan) secara bertahap mengurangi ketergantungan pada pembelian dan hibah Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri.
"Langkah ini sangat penting," tegas Amelia dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Langkah itu untuk mendorong pertumbuhan industri pertahanan dalam negeri. Selain itu, universitas-universitas di Indonesia dapat berperan dalam pengembangan riset teknologi keamanan dan pertahanan yang bisa bersinergi dengan industri pertahanan nasional.
Amelia juga mengingatkan Menhan agar dalam pemberian bantuan hibah Alpalhankam tidak mengandung perjanjian atau ketentuan yang bersifat mengikat, baik terhadap pemerintah maupun TNI sebagai pengguna alutsista tersebut.
"Hal ini penting karena menyangkut keamanan nasional dan kedaulatan bangsa Indonesia," ucap legislator dari Dapil Jawa Tengah VII (Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen) itu.
Dalam rapat tersebut, Amelia mengapresiasi diplomasi pertahanan yang telah dilakukan oleh Kemenhan selama beberapa tahun terakhir. Terutama di era Presiden Prabowo sebagai Menhan, dia melihat upaya itu berjalan dengan sangat efektif dan efisien.
"Dari pantauan kami, Indonesia berhasil memperoleh sejumlah alutsista mutakhir dari beberapa negara, yang mulai terealisasi tahun ini dan akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan," tandasnya. (RO/Z-2)
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Amelia Anggraini mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto kepada TNI agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendesak Pemerintah Indonesia segera mengisi pos duta besar (dubes) di sejumlah negara.
Kalau UU Penyiaran tidak segera beradaptasi, lanjut Amelia, Indonesia akan menyaksikan pelan-pelan matinya media penyiaran nasional, yang membuat matinya salah satu penyangga demokrasi.
Amelia mendorong pemerintah melakukan pendekatan diplomasi. Selain itu, penting juga untuk berkoordinasi dengan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional.
Menurutnya, aksi KKB yang membunuh guru dan nakes merupakan tindakankeji, bukan lagi serangan biasa, namun sudah menjadi ancaman bagi keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Lembaga penyiaran konvensional terikat oleh regulasi yang ketat, mulai dari aspek perizinan, standar isi siaran (SIS), hingga tanggung jawab hukum.
Selain menyediakan sumur bor untuk kebutuhan harian, pemerintah juga memasang mesin penjernih air berteknologi RO.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemwnhan) bergerak cepat menangani krisis air bersih di lokasi bencana Sumatra Utara.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Mabes TNI menyerahkan sepenuhnya keputusan pembelian jet tempur J-10 buatan China kepada Kementerian Pertahanan.
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan lomba baris-berbaris bertajuk Bela Negara Cup.
Presiden menekankan kekuatan pertahanan tidak hanya menjadi simbol kedaulatan, tetapi juga kunci untuk melindungi kekayaan alam bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved