Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Lembaga Kajian & Advokasi Independensi Peradilan (Leip) Tanziel Aziezi mengatakan penelusuran dugaan suap di balik proses pengambilan dan penjatuhan putusan pengadilan yang dianggap tidak sesuai dengan yang seharusnya menurut kebanyakan orang selalu dapat dilakukan. Kendati demikian, ia menilai tidak semua putusan pengadilan yang kontroversial itu muncul karena didasarkan suap.
Hal itu disampaikannya menanggapi maraknya putusan dari lembaga peradilan yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. Saat ini, sejumlah putusan seperti hukuman ringan untuk terdakwa kasus megakorupsi timah, Harvey Moeis oleh Pengadilan Tipikor Jakarta dan vonis bebas Pengadilan Tinggi Pontianak kepada seorang warga negara Tiongkok dalam kasus penambangan ilegal sedang didalami oleh Komisi Yudisial (KY).
Menurut Aziezi, faktor lain yang melahirkan putusan pengadilan kontroversial adalah kualitas hakim dalam memutus perkara. Terhadap hal tersebut, ia menilai intervensi penyelesaiannya bukan pada pemeriksaan etik, melainkan peningkatan kapasitas. Ia juga berharap, pengusutan putusan-putusan kontroversial yang saat ini sedang dilakukan tak menciutkan para hakim lainnya dalam menjatuhkan vonis.
"Karena hakim tersebut akan terbayang betapa besarnya beban sorotan publik dan panggilan pemeriksaan etik yang bisa jadi merepotkan mereka ketika mau menjatuhkan putusan bebas," katanya kepada Media Indonesia, Rabu (22/1).
Jika terdapat putusan yang dianggap tidak sebagaimana mestinya, Aziezi mengajak semua pihak tak hanya terfokus pada dugaan suap. Alih-alih, dibutuhkan pencarian faktor penyebabnya secara komprehensif. Baginya, pencarian faktor penjatuhan putusan kontroversial akan menentukan intervensi apa yang diberikan guna menyelesaikan masalah tersebut.
Sebelumnya, anggota sekaligus juru bicara KY Mukti Fajar Nur Dewata mengatakan pihaknya sudah selesai menganalisis dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menjatuhkan hukuman pidana penjara 3,5 tahun kepada Harvey. Diketahui, kasus korupsi timah merugikan negara Rp300 triliun.
Selanjutnya, KY bakal membawa analisa hasil laporan ke rapat konsultasi yang akan diteruskan dengan tahapan pemeriksaan. Menurut Mukti, bukan tidak mungkin majelis hakim yang mengadili Harvey akan diperiksa juga, di samping pihak pelapor dan para saksi.
Sementara itu, terhadap vonis bebas PT Pontianak terhadap Yu Hao, warga negara Tiongkok pengeruk 774,27 kg emas dan 937,7 kg perak di Kalimantan Barat, KY sedang mempelajari salinan putusannya sebagai langkah awal.
"Nantinya, KY akan memproses informasi ini sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk melihat apakah ada dugaan pelanggaran kode etik hakim," tandas Mukti. (Tri/M-3)
Vonis bebas yang diterimanya bersama tiga terdakwa lain bukan hanya milik mereka berempat maupun tahanan politik di Jakarta, melainkan milik semua tahanan politik Indonesia di luar sana.
MAJELIS Kehormatan Hakim memberhentikan tetap dengan hak pensiun terhadap DD, Hakim Pengadilan Negeri atau PN Kraksaan Probolinggo akibat menelantarkan anak dan istri
Hakim Tunggal Sulistyo peringatkan pihak Gus Yaqut dan KPK agar tidak melakukan praktik transaksional dalam sidang praperadilan kuota haji
Presiden Prabwo Subianto menegaskan kepada para hakim untu menjatuhkan putusan yang benar-benar adil dan bebas dari keraguan.
Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi disiplin kepada ratusan hakim dan aparatur peradilan sepanjang 2025
MA akan memberhentikan sementara hakim dan aparatur PN Depok yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SEORANG penerima beasiswa LPDP dengan insial DS memicu pro kontra di media sosial. Berikut Kronologi Pernyataan Penerima LPDP soal Anak Jangan WNI
“Ya, ada satu hal. Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Itu satu-satunya hal yang bisa menghentikan saya,”
The Carpenter's Son merupakan film yang disutradarai Lotfy Nathan, film ini menjadi kontroversi karena Lotfy membungkus kisah The Boy (Yesus di waktu muda) dalam genre horor supranatural
Faktor lain yang melahirkan putusan pengadilan kontroversial adalah kualitas hakim dalam memutus perkara.
Miftah Maulana Habiburrahman, resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (6/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved