Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah diminta berhati-hati dalam menerapkan program rehabilitasi terhadap pengguna narkoba. Sebab, rentan ditunggangi oleh oknum aparat penegak hukum tidak bertanggung jawab.
"Bisa jadi ajang 86-nya oknum-oknum," kata Praktisi hukum Sanggun Ragahdo Yosodiningrat dalam program Crosscheck Medcom.id, hari ini.
Selain itu, bisa juga ditunggangi oleh tempat hiburan malam yang memfasilitasi narkoba. Mereka berkordinasi dengan aparat untuk merehabilitasi pengunjung yang menggunakan narkoba tersebut. "Ketiga, bisa ada perspektif atau pandangan bahwa kita ini melegalisasi penyalahgunaan," ujarnya.
Ragahdo tak ingin hal itu terjadi dalam pemaksimalan rehabilitasi. Maka itu, dia menekankan pengguna yang kecanduan layak direhabilitasi. Sebaliknya, pengguna yang sadar perbuatannya salah pantas dipenjara.
Ragahdo meyakini penyidik punya kemampuan untuk membedakan pengguna narkoba yang layak dan tidak layak direhabilitasi. Salah satu faktor penilainya bisa dari barang bukti yang disita. Namun, penyidik juga diminta cermat. Agar tidak salah dalam memandang pengguna dan bandar.
"Bandar ketangkep (barang bukti) 0,3 gram, ternyata dia bandar bukan pengguna. Itu sebetulnya sih kembali lagi kepada aparat penegak hukumnya," ungkap dia.
Maka itu, meski sepakat merehabilitasi pengguna, kata Ragahdo, aparat perlu mendalami pengguna tersebut benar korban atau justru bandar. Jangan sampai orang yang direhab adalah bandar.
"Makanya kalau dari tadi saya tuh bilang bahwa saya setuju kalau pengguna ini memang harus direhabilitasi, cuma sejauh apa dia sebagai pengguna itu harus ada batasan yang jelas dan pemisahan yang jelas," jelasnya
Biar ada pembatasan yang jelas, Ragahdo mengusulkan untuk merevisi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menurut dia, dorongan revisi undang-undang tersebut sudah dari dua periode lalu yakni 10 tahun lalu.
Namun, belum ada tindak lanjut hingga saat ini. Padahal, kata dia, revisi itu untuk penyempurnaan dalam pemberantasan narkoba. Khususnya, mengatur jelas batasan seseorang dikatakan pengguna.
"Pengguna yang mana sih yang mungkin masih bisa kita "kenakan" pidana? Ini harus lebih detail lagi karena kalau kita lihat nanti ada revisi. Harus kita kaji lagi dari semuanya gimana," tutur anak advokat kondang Henry Yosodiningrat itu. (Yon/P-2)
Pemerintah DKI Jakarta akan menindaklanjuti arahan yang disampaikan Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto terkait kasus narkoba di Jakarta.
Di sisi lain, Ikhsan menyebut capaian Polri mengungkap 38.943 kasus dengan menyita 197,71 ton narkoba berbagai jenis dan menangkap 51 ribu tersangka perlu diapresiasi semua pihak.
Yusril Ihza Mahendra menyatakan, pemerintah terus melaksanakan pembenahan struktural dan pengawasan menyeluruh di seluruh unit pemasyarakatan.
Nasir mengaku menyayangkan adanya transaksi narkoba di dalam Rutan. Ia menyoroti sistem pengawasan yang ketat terhadap para narapidana belum dijalankan oleh pihak Rutan.
PETUGAS Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menggagalkan peredaran 13 kilogram ganja di kawasan Pasar 9, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang, Sumatra Utara.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus menjadi killing ground bagi bandar dan jaringan narkoba.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
SATUAN Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI mengungkapkan empat permasalahan utama yang harus segera dituntaskan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatra.
Langkah ini diambil agar normalisasi sungai dapat berjalan selaras dengan program rekonstruksi yang sedang dijalankan oleh pemerintah.
PEMERINTAH mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra dengan menyiapkan langkah-langkah berbasis sains dan teknologi guna membangun ketahanan pascabencana.
Keberadaan ribuan gelondongan kayu dan hewan langka menjadi potret utama bencana.
Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga rasa keadilan masyarakat dalam diskusi yang berlangsung di Istana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved