Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi pahlawan bangsa dengan berbuat baik dan luhur. Hal tersebut ia sampaikan terkait Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November.
"Warga bangsa pun dari yang muda hingga tua mari menjadi para pahlawan bangsa dengan cara hidup yang benar, baik, dan luhur. Sebaliknya tidak berbuat salah, buruk, dan tercela. Jika ingin sukses maka wajib kerja keras, hemat, gigih, dan berkemajuan. Jangan sukses karena menerabas, menghalalkan segala cara, serta hidup hedon, manja, dan jadi benalu," kata Haedar, dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (10/11).
Haedar juga berpesan seluruh warga bangsa jangan memanjakan para pemimpinnya yang membuat mereka terlena dan menjadi pemimpin yang berbuat sekehandaknya. "Jadilah warga bangsa yang berintegritas moral tinggi, cerdas, berilmu, dan bergerak maju," tulisnya.
Selain itu, ia juga menyinggung tokoh bangsa yang diganjar gelar tanda jasa dari negara menerimanya dengan kesyukuruan disertai tekad dan keteladanan untuk berkhidmat sepenuh pengabdian membela rakyat dan memajukan Indonesia.
"Gelar tanda jasa bukan untuk kebanggaan dan klangenan, sebaliknya menjadi beban dan tanggungjawab berat untuk menjadikan diri sebagai teladan layaknya pahlawan bangsa," katanya.
Ia mengatakan nasib Indonesia hari ini dan ke depan sangat tergantung kepada integritas dan jejak hidup para elite dan warganya yang berjiwa, berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai para pahlawan bangsa. (Faj/I-2).
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pun mengimbau, dalam menghadapi tahun baru 2026, agar tidak ada pesta pora dan euforia.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya peradaban Islam berkemajuan dalam Milad ke-70 Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai teladan PTMA.
KETUA Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan sejumlah masalah dihadapi generasi muda Indonesia saat ini. Itu bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Banyak anak-anak bangsa yang berkarakter positif untuk bekerja keras meraih kesuksesan dalam pendidikan dan dimensi kehidupan lainnya.
Haedar menegaskan bahwa dalam aspek kemampuan di bidangnya maupun sikap moral selaku pejabat publik akan selalu dihisab publik.
Haedar berpesan supaya para pemimpin bangsa, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun pejabat publik, seharusnya bercermin pada keteladanan Nabi Muhammad.
Momentum Hari Pahlawan Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa nilai kepahlawanan bukan hanya dimiliki mereka yang tercatat dalam sejarah besar bangsa.
KITA sering mengenang para pahlawan, tetapi jarang menghidupkannya kembali dalam tindakan dan kehidupan nyata. S
Lagu Irama Pahlawan bertujuan menjadi sarana baru bagi generasi muda mengenal dan meneladani kisah para pahlawan nasional Indonesia.
Memperingati Hari Pahlawan, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar kompetisi untuk pahlawan masa kini penggerak komunitas lokal.
Acara ini digagas sebagai bentuk nyata penghormatan terhadap para pahlawan yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan jiwa demi kemerdekaan dan keamanan negeri.
Mendikdasmen mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi tegaknya kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved