Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri mengungkapkan alasan pihaknya bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran. Salim mengaku pihaknya bergabung ke pemerintahan untuk mengukuhkan persatuan dan kesatuan bangsa, serta stabilitas politik nasional dalam menghadapi tantangan dari dalam maupun dari luar negeri.
Ia mengaku untuk memajukan bangsa dan negara perlu kerja sama dari semua komponen bangsa. "Untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa di negara yang sangat majemuk ini, tidak mungkin dikelola oleh satu dua kelompok saja.
Tapi seluruh komponen bangsa harus bersama-sama. Dengan niat yang ikhlas, hati yang benar-benar punya keinginan yang luar biasa, bersama-sama kita menghadapi permasalahan-permasalahan tersebut," kata Salim, di Jakarta, Jumat (11/10).
Baca juga : Sempat Berseberangan, Prabowo dan PKS Kini Sepakat Bekerja Sama
Salim juga melihat kondisi dunia saat ini dengan adanya perang Rusia dan Ukraina, serta agresi Israel ke Palestina perlu kepemimpinan yang kuat untuk berperan menciptakan perdamaian dan menjaga stabilitas politik nasional. Ia ingin pemimpin Indonesia ikut terlibat dan ia menilai Prabowo sebagai Presiden Ri mampu menjalankan hal tersebut.
"Sebagai bangsa besar secara teritorial, secara penduduk secara kekayaan alam, ya kita ingin bangsa kita ini jadi leader di kawasan, pemimpin di kawasan. Dan saya melihat, ini saya melihat dari perjalanan panjang, Bapak Prabowo Subianto mampu untuk menjadi pemimpin leader di kawasan ini," katanya.
"Apalagi kalau sampai terjadi kedamaian di sekitar banyak titik di dunia ini. Bahkan yang kita berharap agar juga bangsa ini bekerja keras untuk mewujudkan kemerdekaan saudara-saudara kita di Palestina dan itu sudah ada dalam konstitusi kita," tambahnya.
Sejumlah alasan tersebut membuat PKS memutuskan untuk bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran pada lima tahun ke depan. "Jadi itulah semua yang membuat kita semangat untuk bersama-sama bergabung dalam pemerintahan Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto," katanya.(Faj/I-2)
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
Peran krusial Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya dalam memastikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan pascabencana di Sumatra berjalan efektif.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, memberikan catatan mengenai rekam jejak dan karakter kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan apresiasi atas capaian strategis sektor pangan pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersikap bijaksana dengan menyatakan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bea Cukai Sumbagtim capai penerimaan Rp759 miliar atau 190% dari target. Dorong hilirisasi, jaga pengawasan, dan dukung Asta Cita pemerintahan Prabowo.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved