Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengingatkan agar setiap kementerian kini wajib memiliki cadangan atau backup data. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).
"Saat ini, setiap tenant atau kementerian harus memiliki backup data, ini bukan lagi opsional tetapi wajib," ujar Hadi di kantornya di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6).
Hadi menegaskan pentingnya langkah ini ketika terjadi serangan besar-besaran terhadap sistem penyimpanan data. Dia menyoroti perlunya penyimpanan data yang berlapis-lapis.
"Setiap pemilik pusat data harus memiliki backup data, sehingga setidaknya ada tiga hingga empat lapis backup yang tersedia," tambahnya.
Hadi juga mengungkapkan bahwa Disaster Recovery Center (DRC) di Batam dapat digunakan sebagai fasilitas backup dalam menghadapi risiko kejadian luar biasa. Selain itu, penggunaan cloud dengan sistem zonasi juga menjadi opsi untuk menyimpan data-data umum dan statistik, sehingga tidak semua data disimpan di PDNS. (Z-10)
Perusahaan menghadapi risiko kehilangan data akibat ransomware, kelalaian pengguna, kesalahan konfigurasi, hingga kegagalan perangkat.
Ransomware-as-a-service kini menjadi model bisnis baru di dunia kejahatan digital.
Panduan keamanan siber untuk pemula: pahami ancaman umum, praktik kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor, VPN, phishing, dan tips melindungi data di perangkat serta cloud.
AI di Google Drive bekerja secara otomatis dapat menghentikan sinkronisasi file dan memungkinkan pengguna memulihkan file dengan mudah hanya dengan beberapa klik
Bisnis di Indonesia menghadapi jumlah serangan ransomware tertinggi (57.554) tahun lalu di antara negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Pelaku ancaman memperkuat taktik mereka dengan menggunakan metode yang lebih agresif untuk menekan korban dan memperoleh pembayaran yang lebih tinggi dan konsisten.
Efriza menilai langkah reshuffle lebih kental dengan nuansa konsolidasi politik ketimbang evaluasi kinerja.
Diketahui Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet. Salah satunya adalah jabatan Menko Polkam. Budi Gunawan diberhentikan dari jabatan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan merupakan lulusan Program Doktor Hukum S3 Trisakti.
Hadi mengingatkan bahwa yang menjadi korban dari ego sektoral adalah masyarakat.
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto menuturkan sebagian data NPWP yang bocor tidak cocok dengan data asli pemiliknya.
MENTERI Koordinator (Menko) Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa matra keempat, yakni matra siber bisa terwujud di pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved