Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
ELEKTABILITAS Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil disebut anjlok di Jakarta. Penurunan ini akibat mulai bermunculan figur yang bakal bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta seperti Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Begitu sudah mulai ada yang mencalonkan Pak Anies Baswedan lagi, kemudian juga ada dimasukkan nama nama seperti Basuki Tjahaja Purnama gitu ya ternyata elektabilitasnya sekarang masih jauh lebih tinggi di Jawa Barat," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (20/6).
Doli mengatakan Ridwan memang mempertimbangkan untuk maju di Pilgub Jakarta 2024. Hal ini ditunjukkan dengan adanya baliho Ridwan bertuliskan 'OTW Jakarta' beberapa waktu lalu.
Baca juga : Ini Alasan Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jawa Barat
Menurut dia, kala itu Ridwan masih berasumsi bahwa Anies tak lagi maju di Pilgub Jakarta 2024. Elektabilitas Ridwan di Jakarta juga diklaim menanjak saat itu.
"Makanya waktu itu begitu dibuat dia buat atribut OTW Jakarta itu kan ada kejutan juga ya kan, membuat hentakan juga sehingga waktu itu elektabilitasnya paling tinggi dibanding yang lain," ujar Doli.
Ketua Komisi II DPR itu menekankan saat ini belum ada keputusan resmi dari DPP Golkar ihwal langkah politik Ridwan. Partai berlogo pohon beringin itu masih melihat perkembangan politik dan mengandalkan hasil survei.
"Makanya lah kesepakatan antara Pak Airlangga (Ketua Umum Golkar) dengan pimpinan partai politik lain kita tunggu sampai akhir Juli atau awal Agustus kita lihat karena mungkin ada berapa survei. Mana tahu gerakan yang dilakukan pak Ridwan Kamil misalnya di Jakarta menambah keterimaan masyarakat Jakarta," kata Doli. (Z-8)
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved