Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah uang senilai Rp48,5 miliar terkait dengan kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati nonaktif Labuhanbatu Erik A Ritonga. Uang tersebut diambil baik dalam bentuk fisik maupun tersimpan di rekening bank.
Ali Fikri, juru bicara bidang penindakan KPK, menyatakan bahwa tim penyidik telah melakukan penyitaan terhadap uang tunai dan dana yang disimpan di berbagai rekening bank, dengan total mencapai Rp48,5 miliar. Namun, Ali tidak memberikan rincian mengenai identitas orang-orang yang merupakan kepercayaan dari Erik A Ritonga.
"Uang tersebut tersebar di berbagai rekening bank, salah satunya atas nama tersangka EAR (Erik A Ritonga)," ungkap Ali.
Beberapa rekening yang telah disita saat ini dalam status pemblokiran, dan eksekusi terhadap uang tersebut akan menunggu putusan persidangan dalam kasus suap ini.
"Harapannya, uang yang disita ini nantinya akan diputuskan oleh majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi untuk dirampas oleh negara dalam rangka pemulihan aset," tambah Ali. (Z-10)
KPK memeriksa pegawai Bea Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang. Enam tersangka, termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai, telah ditetapkan.
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
KPK mengungkap hasil pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan suap proyek Lampung Tengah dengan mendalami aliran uang dan sumber penghasilan Bupati nonaktif Ardito Wijaya.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK ungkap tren baru dalam transaksi suap, yakni pembayaran menggunakan emas dan cryptocurrency. KPK memantau metode ini untuk menanggulangi praktik korupsi yang semakin kompleks
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved